Muratara,HS- Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Kamis (22/03), menggelar acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2019 tingkat Kabupeten Muratara.

Kegiatan tersebut berlangsung dihalaman Kantor Bupati Muratara pada pukul 10.00 Wib yang mengusung tema ‘percepatan pembangunan untuk peningkatan ekonomi kerakyatan’.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Muratara, HM Syarif Hidayata, Sekda Muratara, Abdullah Makcik, Bappeda Sumsel, Hendrian, Bappenas, Perwakilan Dandim 0406, Perwakilan Polres Musi Rawas dan Perwakilan Kejari Lubuklinggau yang berlangsung dengan sukses.

Kepala Bappeda Muratara, Erwin Syarif mengatakan pelaksanaan Musrenbang ini untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Dimana Musrenbang RKPD 2019 sebelum pelaksanaan Musrembang tingkat Kabupaten, mereka juga sudah melakukan Musrenbang di tingkat Desa yang terdiri dari 82 desa dan tujuh wilayah Kecamatan, serta melakukan forum konsultasi publik.

Dengan begitu tidak lain untuk penyelarasan dan mempertajam indikator pembangunan daerah serta menyepakati program kegiatan yang diprioritaskan. 

Selain upaya meningkatkan pembangunan, Musrenbang ini merupakan proses menentukan dan tindakan tepat  pembangunan masa depan dengan sumber daya yang tersedia. 

Dimana musrenbang ini telah dilaksanakan sesuai agenda dari desa, kelurahan dan kecamatan, sehingga sampai tingkat kabupaten terdapat 1655 usulan program kegiatan pembangunan, jelasnya. 

Dilanjutkanya Pmerintah Daerah Kabupaten Muratara fokuskan tiga program RKPD 2019 tingkat kabupaten.

“Kita masih fokuskan tiga program pembangunan seperti pembangunan infrastruktur dasar, pengentasan kemiskinan dengan ekonomi kreatif serta peningkatan stabilitas keamanan wilayah,” katanya.

Dia juga menambahkan, seluruh program pembangunan di wilayah Kabupaten Muratara akan dikembangkan sesuai dengan program pembangunan nasional, Provinsi dan visi Misi bupati.

Dia berharap, sejumlah nara sumber dari berbagai institusi seperti DPR RI, Bapenas, Bapeda Provinsi turut memberikan masukan dan paparan mengenai apa saja program yang mesti diprioritaskan pemerintah daerah.

Sementara itu, Bupati Muratara H Syarif Hidayat yang memberikan sambutan mengatakan,‎ semua program pembangunan yang bakal dilaksanakan mencerminkan percepatan pembangunan Muratara yang makmur, aman, cerdas dan bermartabat.

Menurutnya, Musrenbang merupakan salah satu titik temu antara program pembangunan dari pemerintah pusat dengan usulan pembangunan dari masyarakat dan pemerintah daerah. Dia mengintruksikan, seluruh OPD agar seluruhnya terkoneksi dengan hasil Musrembang yang dilaksanakan.

“Hasilkan koneksi dan dijadikan pendoman Pokja OPD di daerah, terus tingkatkan ekonomi, perekonomian Muratara, mendorong potensi lokal dan mendorong seluruh golongan masyarakat di Muratara untuk andil dalam kegiatan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Dia membenarkan, jika saat ini masih banyak kendala yang dihadapi oleh Kabupaten Muratara yang mesti di tuntaskan. Seperti tingkat pengangguran, ketertinggalan daerah, Indeks Peningkatan Manusia (IPM), pembangunan, serta stabilitas keamanan.

“Kita harap dengan seluruh program yang di susun dengan sekala prioritas dapat terus meningkatkan percepatan pembangunan di wilayah kita,” timpalnya.

Sementara itu, ‎Hendrian Kabid infrastruktur pengembangan Bapeda Sumsel, menuturkan seluruh program dari tingkat nasional dan daerah harus terkoneksi.

Untuk program nasional tidak lepas dari program nawa cita Presiden RI, diantaranya, pembangunan SDM, ketimpangan wilayah, ekonomi, stabilitas keamanan dan kemiskinan.‎

“Kita dari provinsi melihat beberapa faktor untuk penetapan program. ‎Seperti kebijakan nasional RPJMN, rencana kerja pemerintah pusat, rencana pembangunan jangka panjang, tata ruang Provinsi dan kabupaten kota serta melihat capaian di 2013-1218,” timpalnya.

Kabupaten Muratara dengan segala potensi yang ada, diharap terus melakukan percepatan pembangunan daerah.

“Kabupaten Muratara masih banyak potensi yang bisa di kembangkan untuk peningkatan ekonomi, dan pembangunan,” paparnya.