Muratara,HS-Pihak Kecamatan Rupit, Musi Rawas Utara mengadakan Musyawarah Rencana Pembangunan (musrenbang) tingkat Kecamatan Rupit tahun 2018.

Musrenbang guna menyerap aspirasi dari masyarakat, guna kepentingan masyarakat itu sendiri. Berbagai aspirasi di sampaikan pada acara tersebut, mulai pembangunan, kesehahan, pendidikan, serta sarana air bersih.

Camat Rupit Hj Gusti Rohmani melalui Staf PMD Intan Purnama Sari mengatakan sudah menerimah usulan terakhir yang masuk sudah mencapai 700 usulan. Usulan tersebut masih bersifat sementara, karena masih menunggu rekap usulan susulan pada hari ini.

“ini usulan yang masuk bulan januari hingga hari ini. Data itu belum real karena data tersebut bisa berubah karena usulan tersebut masuk sebelum Musrenbang,”katanya senin (12/2)

Sambung Intan, Kebanyakan usulan dari desa berupa pembangunan infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, sarana air bersih. Masih banyak usulan lain yang berupa gaji, serta usulan yang bersifat program.

Dijelaskannya, usulan setiap desa akan dilakukan pengecekan serta perbaikan.

“pada Musrenbang biasanya langsung akan diambil alih pada instansi terhadap usulan setiap desa. Misalkan yang usulan berkenaan dengan kesehatan,nah dinkes yang akan ambil alih,”katanya

Ditempat yang sama, Kades Bingin Rupit Henki Basyip mengatakan, usulan yang disampaikan merupakan hasil Musrendes.

“kami bawak ke Pihak Kecamatan. Lebih kurang 50 usulan yang kami usulkan. Yang paling banyak dari usulan tersebut pembangunan jalan, siring serta sarana air bersih, “ucapnya

Namun, disambung Henki, saya akan memperjuangkan usulan terhadap gaji para pemangku adat dan guru pengajian. Karena lucunya pemangku adat mendapatkan SK langsung dari Bupati, namun tidak ada tewas ataupun gaji.

Ditambahnya, saya berharap apa yang sudah saya usulkan dikabulkan Pemerintah daerah (Pemda) karena sudah sepatutnya dikabulkan karena usulan tersebut kebutuhan warga yang sifatnya mendesak. (hky)