PALEMBANG,HS – Ada sekitar 42 pejabat eselon IV pemprov Sumsel dilantik langsung oleh Sekda Sumsel H Nasrun Umar, di Auditorium Bina Praja Senin (10/6/2019).
Namun sayangnya pelantikan tersebut terkesan dilakukan secara diam-diam dan tertutup. Bahkan, sejumlah awak media yang hendak meliput dan mengambil gambar prosesi pelantikan tidak diperbolehkan masuk ke dalam ruangan acara itu.
“Maaf dak boleh diliput,” ujar salah seorang petugas yang berjaga di pintu depan ruangan saat sejumlah awak media hendak meliput.
Proses pelantikan secara diam-diam ini bukan pertama kalinya  terjadi.  Sejumlah pejabat Eselon II di lingkungan Pemprov Sumsel juga dilantik secara diam-diam. Seperti pelantikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumsel Nora Elisya dan Staf Ahli Bidang Pendidikan, Riza Pahlevi. Ada juga pelantikan sejumlah Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas yang dilantik secara diam-diam.
Menyikapi hal itu, Sekretaris Daerah Pemprov Sumsel Nasrun Umar membantah jika pihaknya sengaja melakukan pelarangan bagi awak media untuk melakukan peliputan di acara pelantikan pejabat Eselon IV.
“Tidak benar kalau ada larangan meliput. Mungkin miskomunikasi saja. Kita tetap terbuka,” katanya
Bahkan Nasrun meminta kepada awak media untuk melaporkan oknum petugas yang melakukan pelarangan peliputan.
“Lapor ke saya langsung kalau ada yang menghalangi. Saya minta ini jangan dibesar-besarkan,” tuturnya
Ia juga membantah jika proses pelantikan dilakukan secara mendadak tanpa ada rencana.
“Sudah direncanakan jauh hari oleh Gubernur dan Wakil gubernur. Jadi tidak ada kesan dadakan seperti itu,” tutupnya