Masih banyak warga di Palembang yang belum membuatkan KTP elektronik

Tampak warga sedang melakukan perekaman KTP elektronik di Kecamatan Ilir Timur, Palembang.

PALEMBANG, HS – Berdasarkan edaran dari Kecamatan Ilir Timur I, nomor: 183.1) 280/IT-I/2016, tanggal 9 September 2016, menginformasikan kepada warga yang belum melaksanakan perekaman KTP-el di hari Sabtu dan Minggu, di bulan September 2016 Kantor Camat Ilir Timur I, Palembang membuka perekaman Kartu Tanda Penduduk-elektronik (KTP-el).

Kepala Seksi Pemerintahan, Heru Umbara, S,STP, mengatakan, mulai terbitnya surat tersebut untuk hari Sabtu dan Minggu perekaman KTP-el bisa dilakukan di Kantor Camat ILir Timur I. Bagi warga yang belum melaksanakan perekamam dipersilakan untuk segera merekamkan dirinya.

“Berdasarkan edaran dari Kecamatan Ilir Timur I, nomor: 183.1)280/IT-I/2016,tanggal 09 September 2016, perihal pemberitahuan perekaman KTP-el dan surat Walikota Palembang nomor 183.1/001433.a/IX, tanggal 9 Agustus 2016 perihal percepatan data kependudukan. Maka warga yang belum melaksanakan perekaman KTP-el, segerahlan merekamkan dirinya. Karena ada batas waktu yang sudah di tentukan oleh pemerintah untuk warga yang belum melaksanakan perekaman KTP-el-nya,” katanya, Kamis (22/9).

Menurutnya, wajib surat edaran yang di Kelurahan oleh Kecamatan Ilir TImur I mengenai hari Sabtu dan Minggu petugas perekaman KTP di kantor Camat harus masuk kerja itu berdasarkan tanggal surat yang di keluarkan, dengan batas waktu akhir perekaman KTP-el pada 30 September 2016.

“Batas akhir 30 September 2016, peraturan Menteri Dalam Negeri untuk perekaman KTP-el penduduk itu diperpanjang pada pertengahan bulan tahun 2017. Untuk masa masuk kerja pada hari Sabtu dan Minggu itu hanya berdasarkan batas akhir perekaman pada 30 September 2016 dan tidak  sampai pada 2017. Untuk sampai sekarang ini petugas perekaman KTP-el masuk pada hari libur masih dapat di kerjakan, namun tidak tahu kalau pada bulan-bulan yang akan datang,’ungkapnya.

Sekretaris Camat Ilir TImur I, Budianto, S,Sos, mengatakan, memang ada perpanjangan perekaman KTP-el dari tanggal semula 30 September 2016 di perpanjang pada pertengahan bulan tahun 2017.

“Semenjak keluarnya surat peraturan pemerintah mengenai batas akhir perekaman KTP dan juga di sertai dengan sanksi, untuk perekaman yang terjadi sekarang ini sudah sangat pesat. Untuk wajib remak di Kecamatan Ilir Timur I, sebanyak 9.700 wajib rekam dan yang sudah merekamkan dirnya itu sebanyak 2.7000 perekaman dan sisa perekaman itu sebanyak 7.000 dan belum di tambah yang sudah melaksanakan perekaman dari keluarnya peraturan pemerintah hingga sekarang ini. Kita menghimbau bagi warga yang belum melaksanakan perekaman KTP-el-nya silakan untuk segera merekamkan, karena perekaman ini ada batas waktunya. Dan sanksinya dapat terhampus datanya,” dijelaskannya. (UDI)