PALEMBANG,HS – Warga Kelurahan 1 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang harus merasakan dampak akibat bau amoniak yang dikeluarkan PT Pusri, Kamis malam (1/11).
Akibat bau amoniak tersebut puluhan warga mengalami pusing hingga muntah dan harus dirawat di RS Pusri.
Berdasakan informasi yang berhasil dihimpun, kejadian ini terjadi pada Kamis sore (1/11). Pada saat itu warga yang tengah berada di dalam rumah dan tiba-tiba bau amoniak tercium. Bahkan, sangat menyengat.
Akibatnya, anak-anak hingga lansia mengalami pusing, sesak nafas bahkan ada yang harus mengalami muntah. Akhirnya, pihak RS Pusri pun langsung datang dan langsung melarikan warga yang terdampak ke RS Pusri.
Sandri (38) Warga sekitar Pabrik Pusri mengatakan, kami susah nian bernapas semalam, anak saya juga muntah – muntah karna amoniak.
“Subhanaullah, mak mano kami warga 1 ilir ini nak benapas, alangke sakitnyo nak benapas be saro. Amoniak parah nyo kelewatan,” ujar Abdul Toriq warga sekitar
“Bingung aku makmano kalian pacak lolos uji kelayakan lingkungan, kalo sampe separah ini amoniaknyo lah dak layak lagi bagi lingkungan. Kasihan anak-anak apolagi bayi, kami yang tuo bae rengko,” tambahnya
Sementara itu Manager Humas PT Pusri Palembang, Hernawan L Sjamsuddin mengakui hal tersebut.
Dikatakannya, memang sebelumnya pabrik Pusri 1 akan mengadakan start up atau penghidupan pabrik dari semula shutdown atau mati.
Saat mesin hidup bau amoniak tersebut terpapar dengan udara sehingga masyarakat disekitar terutama di Kelurahan 1 Ilir terkena dampaknya seperti pusing dan lain sebagainya.
“Kami kemudian langung mendapatkan keluhan dari warga sekitar akibat bau tersebut,” katanya Jumat (2/11/2018).
Lanjutnya, Pihak RS Pusri pun langsung mendatangi lokasi kejadian dan langsung membawa para korban ke RS Pusri untuk mendapatkan perawatan.
Perawatan yang diberikan yaitu, pemberian susu cair sebagai penetral racun dan lain sebagainya. Setelah mendapatkan perawatan tersebut ada beberapa warga pun yang langsung pulang.
“Kami mencatat ada 27 warga yang terdampak akibat bau amoniak ini,” pungkasnya
Ia juga menambahkan, Atas kejadian ini, pihaknya pun mendirikan posko di keehatan di lokasi sekitar tepatnya di samping Masjid Sultan Agung untuk memberikan pelayanan kesehatan jika memang diperlukan.
“Ini bentuk kepedulian kami dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat Kelurahan 1 Ilir,” tutupnya.