13754405_1274146672595529_7820935875240333555_n

PALEMBANG I Sepuluh tahun berturut-turut, Kota Palembang berhasil mempertahankan penghargaan bergengsi Adipura yang diberikan Kementrian Lingkungan Hidup (KLH).

Pada tahun ini, piala Adipura ke 10 diberikan Wakil Presiden Republik Indonesia (RI), Jusuf Kalla, kepada Walikota Palembang, Harnojoyo di Kabupaten Siak, Provinsi Riau tadi soreh, Jumat (22/7).

Disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Kota Palembang, Akhmad Mustain, pada tahun 2016 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, berhasil mendapatkan piala Adipura Kirana, untuk kategori kota metropolis, yang hanya didapatkan enam kota metropolis se-Indonesia.

“Jika kita tahun 2014 lalu mendapatkan Adipura Kencana, pada tahun ini, kita mendapat Adipura Kirana,” terangnya.

Melalui penghargaan ini, Walikota berharap, dapat menjadi motivasi untuk terus mempertahankan penghargaan bergensi di bidang lingkungan dari KLH, melalui terus menjaga kebersihan dan keindahan kota.

“Seperti yang disampaikan pak Jusuf Kalla,  Koya dan Kabupaten yang mendapatkan piala ini, harus bisa mencapai yang lebih baik dalam mengelola lingkungan,” terangnya.

Untuk Kota Palembang, ditengah pembangunan yang sangat pesat di Palembang, ternyata tidak membuat Kota Palembang kehilangan piala bergengsi ini.

Gotong royong yang digalakkan Walikota Palembang, menjadi bukti komitmen Pemkot Palembang dalam menjaga kebersihan.

“Pemkot Palembang berkomitmen tetap mengutamakan kebersihan salah satunya dengan menggalakkan gotong royong setiap minggu pagi. Ini suatu visi misi Walikota untuk mewujudkan Palembang Emas,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Lingkungam Hidup (BLH) Kota Palembang, M. Tabrani menjelaskan, pada tahun ini KLH membagi yiga kategori penghargaan Adipura yang diserahkan bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup sedunia.

Dimana, untuk penghargaan tertinggi Adipura Kencana berganti nama Adipura Paripurna. Sedangkan, satu tingkat dibawah Adipura Kirana untuk nilai tertinggi, Adipura Kirana yang berhasil didapati Kota Palembang, dengan kategori kota yang mampu mendorong ekonomi perdagangan, pariwisata yang berbasis mendorong perekonomian dan Adipura Buana kota yang memiliki dampak sosial terhadap kota layak huni.

“Untuk Kota Palembang berdasarkan surat yang dikirimkan KLH pada tanggal 15 Juli 2016, akan menerima Adipura Kirana,” terangnya.

Tabrani mengatakan, didapatinya Adipura Kirana oleh Kota Palembang, karena berdasarkan penilaian, Palembang mampu menjaga kebersihan Kota ditengah-tengah kondisi pembangunan besar-besaran yang dilakukan di Kota tersebut.

“Untuk Adipura Paripurna, hanya Kota Surabaya yang bisa mempertahankannya. Namun, Palembang yang pernah mendapatkan Adipura Kencana (Adipura Paripurna) pada tahun 2014, optimia akan kembali mendapatkan piala dengan nilai diatas 74 tersebut,” ucapnya. ( * )