PALEMBANG,HS – Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum., menghadiri Rapat Kesiapsiagaan Penanganan Corona Virus Disease-19 (COVID-19) di Wilayah Provinsi Sumatera Selatan, Sabtu, (21/3/2020) bertempat di Ruang Joglo Griya Agung Jln. Demang Lebar Daun No. 09 Kel. Demang Lebar Daun Kec. Ilir Barat I Kota Palembang.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Kementerian Dalam Negeri, antara lain ; Mendagri RI Prof. Drs. H. M. Tito Karnavian, MA, Ph.D., didampingi Dirjen Otda Kemendagri, Dirjen Bina Bangda Kemendagri, Dirjen Keuda Kemendagri, Polpum Kemendagri dan Stafsus Kemendagri.

Sementara itu, selain Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum., rapat tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat Forkopimda Sumsel, antara lain ; Gubernur Sumsel H. Herman Deru, SH, M.M., Ketua DPRD Prov. Sumsel Hj. Anita Noeringhati, S.H, M.H., Kapolda Sumsel Irjen Pol. Priyo Widyanto, Wakil Gubernur Sumsel Ir. H. Mawardi Yahya, Kajati Sumsel, Sekda Prov. Sumsel, Walikota Palembang, Walikota Prabumulih, Bupati Musi Banyiasin, Kepala Perwakilan BPK Prov. Sumsel, Kepala Perwakilan BPKP Prov. Sumsel, Kalaksa BPBD Prov. Sumsel, Kepala Dinas Kesehatan Prov. Sumsel, Asops Kasdam II/Swj, Kakesdam II/Swj, Dansat Brimob Polda Sumsel, Karo Ops Polda Sumsel dan Dir Intelkam Polda Sumsel.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel menjelaskan bahwa, Situasi Covid-19 di Sumsel, dimana jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 88 orang dan 76 orang sudah selesai pemantauan kondisi sehat dan 12 masih dalam pemantauan.

“Dari jumlah PDP sebanyak 9 orang, selesai pengawasan 6 orang, hasil laboraturium negatif dan 3 orang menunggu hasil laboraturium”, jelasnya.

Gubernur juga memaparkan upaya-upaya yang dilaksanakan dari Pemerintah Prov. Sumsel, yaitu dengan membuat Surat Edaran kesiapsiagaan dalam penanganan Covid 19, menyampaikan pedoman pencegahan dan penanggulangan Covid-19, melaksanakan rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti dengan Kodam II/Swj, Polda Sumsel dan dinas-dinas terkait lainnya.

Selain itu, Pemprov Sumsel juga melaksanakan kegiatan Deteksi dini pintu masuk penyakit di Bandara dan Pelabuhan.

Sampai saat ini Sumsel masih belum ada kasus Covid-19 Positif, namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Tetap melaksanakan upaya pencegahan melalui Edukasi/Sosialisasi kepada masyarakat, Desinfeksi dan Iain sebagainya.

Sementara itu, pada saat Konfrensi Pers, Mendagri RI, Prof. Drs. H. M. Tito Karnavian, MA, Ph.D., menyampaikan maksud kedatangannya di Sumsel adalah untuk melihat sejauh mana kesiapan Pemprov. Sumsel dalam menghadapi penyebaran dan penanggulangan Covid 19 yang sudah menjalar ke 150 negara.

Mendagri mengaku, untuk jajaran Pemprov. Sumsel telah memiliki pemahaman menangani penanganan virus, dan Pemprov telah mengeluarkan Statement untuk mengatasi virus dan telah melakukan langkah-langkah edukasi dan berita baiknya wilayah sumsel masih zero positif corona, namun mengajak masyarakat tidak perlu khawatir dan selalu berfikir overestimate sehingga dapat melakukan langkah-langkah penanggulangannya.

“Untuk hasilnya nanti, pemerintah pusat dapat memetakan guna dapat mengatasi penyebaran sehingga mengurangi penyebaran Covid 19 dan jangan sampai terjadi penularan dan menimbulkan korban yang cukup luas”, terangnya.

Mendagri berpesan, kepada Media agar memberikan edukasi pemberitaan yang tepat agar dapat memberikan pengetahunan kepada masyarakat terkait Covid 19 sehingga pencegahan penyebaran virus dapat berjalan dengan baik”, tuturnya.