PALEMBANG,HS – Update positif terjangkit Virus Corona atau  Covid-19 di  Sumatera Selatan pada Jumat 3 April 2020 bertambah satu pasien, yang sebelumnya pada Kamis (2/4)  ada 11 yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19, jadi total ada 12 ositif terjangkit Virus Corona atau  Covid-19 di Sumsel.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumsel,
Nur Purwoko Widodo saat pres conference, membenarkan, bertambah satu pasien Positif covid-19 di Sumsel.

“Hari ini ada 1 pasien perempuan berusia 52 tahun asal Palembang,” katanya saat mengelar pres conference, Jumat (3/4/2020).

Ia juga menyampaikan, positif carona di Sumsel bertambah menjadi 12 orang yang telah berhubungan dengan kasus 01.

“Kasus 12 ini transmisi impor, Namun kenapa dibilang impor karena mereka sama-sama ke Jakarta, tapi yang duluan terdeteksi positif 01.

“Untuk total orang dalam pemantauan (ODP) hingga saat ini ada 1375, yang sudah selesai 405 dan yang masih dalam pemantauan 970,” jelasnya.

Lalu pasien dalam pengawasan (PDP) totalnya ada 39, yang negatif 24 dan sudah pulang, sehingga masih ada 15 PDP dan tiga penambahan baru.

“Jumlah sampel yang diperiksa ada 86, positif 12, negatif 43 dan masih dalam proses 31 sampel,” jelasnya

Sementara Juru Bicara Covid-19 di Sumsel Yusri, SKM. MKM menambahkan, meskipun kasus 12 ini di Palembang tapi Palembang belum masuk zona merah. Karena ksusunya impor.

“Kasus 12 ini merupakan keluarga pasien 01 yang sudah meninggal dunia. Ini bukan transmisi lokal, karena kasus 12 juga ke Jakarta namun 01 pulang duluan ke Palembang, dan belum lama ini kasus 12 pulang ke Palembang dan dinyatakan positif juga. Karenanya kami klasifikasikan ini kasus impor,” pungkasnya

Ia mengatakan, pasien 12 ini sekarang masih diisolasi di RSMH Palembang dan kondisinya baik.

“Kondisi pasien baik, masih diisolasi dan dirawat di ruang isolasi RSMH Palembang tapi tidak dipakaikan infus,” tuturnya

Diakuinya, meski sudah ada beberapa pasien yang dinyatakan positif korona namun sampai saat ini Palembang masih masuk zona kuning. Hal itu karena belum ada penularan korona dengan transmisi lokal.

“Semua orang dekat dan yang kontak dengan pasien 01 sudah kita periksa dan tangani. Kunci penetapan zona merah atau kuning adalah pada orang-orang yang kontak langsung. Jika ada penularan dengan transmisi lokal, maka akan langsung menjadi zona merah,” tutupnya