Foto (IST)

PALEMBANG,HS – Warga Palembang mulai mengeluh dengan kebijakan pemerintah kota yang menaikan Pajak Bumi Bangunan (PBB) sangat signifikan. Seperti yang dikeluhkan Andi Wijaya (41) warga tegal binangun Plaju  Darat.
Dirinya  terkejut bukan kepalang, saat mengetahui tagihan pajak bumi dan bangunan (PBB) di tahun 2019 mengalami kenaikan yang fantastis.
Meskipun kenaikan dirasa tidak merata di setiap rumah, namun jumlah kenaikan bahkan ada yang mencapai hingga 200 persen.
Dia merasa sangat heran dengan kenaikan PBB yang harus dibayarnya. Dari semula hanya sebesar Rp.145 ribu kini naik menjadi Rp.415 ribu.
“Naiknya luar biasa karena pendapatan saya hanya Rp 3 Juta perbulan namun kebijakan pemerintah menaikan PBB sangat memberatkan. Kalau demikian jelas tidak cukup malahan kita harus berhutang untuk memenuhi kebutuhan sehari hari,” katanya
Kenaikan PBB tersebut dinilainya tidak sebanding dengan pembangunan yang ada di Kota Palembang.
“Ya jelas tidak sebanding, sudah pajaknya mahal tapi pembangunan tidak ada. Jalan banyak rusak, banjir gak bisa diatasi tapi PBB naik,” keluhnya.
Masyarakat juga akan bertanya-tanya dengan janji kampanye Walikota terpilih H Harnojoyo yang sebelumnya bakal menggratiskan PBB.
“Seingat kami janji kampanye waktu itu mau menggratiskan tapi malah naik gila-gilaan. Jelas tidak sesuai dengan janji sebelumnya bulannya membantu meringankan malahan memberatkan rakyat,” tutupnya