PALEMBANG, HS – Wahyuda (31) warga Jalan Mata Merah Lorong Utama RT 14, Kelurahan Sungai Selincah, Kecamatan Kalidoni, Palembang harus berurusan dengan Polisi.

Sebab, pemuda yang merupakan resedivis kasus narkoba tersebut nekat melakukan pencabulan terhadap bocah yang masih duduk di bangku kelas 6 berinisial SN (10) hingga korban mengalami trauma.

Informasi yang dihimpun, aksi nekat tersangka berlangsung tak jauh dari kediaman korban, pada Rabu (1/3) sekitar pukul 13.00 WIB.

Ketika itu korban yang baru pulang usai dari rumah temannya berpapasan dengan tersangka. Tanpa diduga, tersangka yang saat itu mengendarai sepeda motor memepet korban sembari menyapa dan meremas payudara korban.

Setelah melancarkan aksinya, tersangka langsung kabur dengan memacu sepeda motornya.

“Anak saya pulang dan menangis. Ketika ditanya, ternyata itunya (payudara) dipegang oleh tersangka,” kata DH (37) ayah korban saat melapor ke Mapolresta Palembang.

Mendengar pengaduan anaknya, sontak saja DH naik pitam. Saat itu DH bersama warga yang geram atas aksi itu langsung mencari keberadaan tersangka berdasarkan ciri-ciri yang disebutkan anaknya.

Rupanya disaat yang bersamaan, tersangka kembali melintas hingga tersangka pun ditangkap dan diserahlan ke Polsek Kalidoni sebelum akhirnya dilimpahkan ke Polresta Palembang.

“Saya tidak terima dengan perbuatannya. Anak saya sampai trauma seperti itu. Tersangka sudah kurang ajar,” tuturnya.

Sementara itu, tersangka Wahyu membantah jika sudah berbuat cabul kepada korban. Menurutnya, saat melintas dirinya hanya menyapa sambil memegang bahu korban.

“Saya hanya memegang bahunya, tidak lebih. Mungkin karena tidak terima saya pegang, jadi korban bilangnya seperti itu,” kilahnya.

Dia mengatakan, sebelum ditangkap dirinya sempat diteriaki maling sehingga memancing warga sekitar.

“Saya diteriaki maling sehingga saya pun menghentikan motor saya. Sempat dipukuli warga juga, sebelum diselamatkan ke dalam masjid. Yang pasti saya tidak merasa memegang dada korban,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede membenarkan adanya penyerahan tersangka. Menurutnya, saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan petugas.

“Tersangka sudah diamankan dan korban juga sudah membuat laporan. Tersangka masih kita lakukan pemeriksaan,” singkatnya. (Rey)