koran_sindo_nasional_2016-03-15_daerah_fly_over_dipertahankan_di_bawah_lrt_1PALEMBANG,HS – Dipangkasnya Anggaran 50 persen Untuk Pembangunan Light Rail Transit (LRT) Oleh Pemerintah Pusat Diyakini Tidak akan menggangu pembangunannya.

Menurut Sekretaris Daerah Mukti Sulaiman menyampaikan. Untuk pembangunan LRT tidak akan terhambat meskipun ada pemangkasan anggaran sebesar 50 persen.

“Memang ada pemangkasan untuk dana pembangunan LRT tapi itu tidak akan menghambat pembangunannya,”ujarnya dipemprov sumsel senin (31/10).

Dia juga menyampaukan. Pihaknya optimis atau yakin pemangkasan anggaran tersebut tidak akan menghambat pembangunan LRT dikarenakan LRT merupakan program skala prioritas dari Pemerintah Pusat. Dan Pembangunan LRT ini kan untuk mendukung penyelenggaraan asian games 2018 nanti, makanya masuk dalam program berskala prioritas.

“Selain itu pemerintah pusat juga telah meminta pihak kontraktor yang melakukan pembangunan LRT untuk mencari sumber pendanaan lain. Jadi PT Wasista Karya mencari sumber pendanaan keuangan selain dana APBN. Artinya tidak akan ada masalah dan pembangunan LRT ini pasti selesai,” ungkapnya.

Dia juga menjelaskan, pemangkasan atau pemotongan dana untuk pembangunan LRT saat ini memang sudah diprediksi. Hal ini sudah kita prediksi karena melihat kondisi APBN pada 2016. Jadi APBN 2017 nanti tidak akan lebih baik dari APBN 2016,

Mukti juga menjelaskan untuk pembangunan Fly Over Simpang Bandara, Jembatan Musi IV, Jembatan Musi VI dan Jalan tol tidak terkena pemangkasan.

Saat ditanya mengenai progres pembangunan LRT tersebut.

“berdasarkan laporan yang diterima dirinya pembangunan LRT sudah mencapai 31 persen. Kalau untuk saat ini saya kurang tahu, tapi berdasarkan laporan yang saya terima dua bulan yang lalu, progres pembangunan LRT sudah mencapai 31 persen dan saat ini sudah pasti bertambah.” tutupnya.(MDN)