PALEMBANG,HS – Pembebasan Lahan untuk Jalan Tol palembang – indralaya (Palindra) masih terkendala Pasalnya, sampai saat ini pembebasan lahan baru dilakukan sekitar 94.14 persen.

“Ya, pembebasan lahan baru 94.14 persen yang dibebas kan sisanya 5.86 persen masih sengketa.” ujar Manajer Proyek Jalan Tol Palindra, Hasan Turcahyo, saat ditemui dipemprov sumsel Kamis (16/3).

Dia juga menjelaskan, untuk lahan yang belum dibebaskan pihaknya sendiri ditargetkan pembebasan lahan selesai pada bulan ini Untuk lahan yang masih sengketa ini sendiri berada di Seksi II dan Seksi III pada jalan Tol Palindra.

“Ya, lahan yang masih sengketa itu sekitar 13,43 persen atau sepanjang 1,2 Kilometer.” tegasnya

Ia juga menambahkan, Untuk progres pembangunan jalan Tol Palindra sendiri saat ini progresnya mencapai sekitar 52 persen, dimana untuk Seksi I sekitar 74 persen, untuk Seksi II sekitar 3 persen dan untuk Seksi III itu sekitar 47 persen. Untuk deviasi total sendiri yakni 28 persen dimana pada Seksi I mengalami deviasi sebesar 21 persen dan Seksi III mengalami deviasi 22 persen.

“Khusus untuk seksi l yang melintasin Palembang – Pemulutan inssaallah selesai dan bisa digunakan sebelum lebaran tahun ini.” terangnya

Di tempat yang sama, Pelaksana tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Joko Imam Sentosa mengatakan, pengerjaan jalan Tol Palindra ini sendiri mengalami sedikit ketertundaan akibat sengketa yang terjadi karena terjadinya tumpang tindih dimana yang mengaku pemilik lahan tersebut lebih dari satu orang

“Ya, tetap optimis dapat selesai sebelum lebaran, serta sudah dapat difungsikan ketika lebaran.” jelasnya (MDN)