Pelatihan Bimtek Penyusunan RPJMDes di Desa Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

Pelatihan Bimtek Penyusunan RPJMDes di Desa Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

PALI, HS – Untuk mempersiapkan perangkat desa dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), Pemerintah Desa Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar pelatihan bimbingan teknis (bimtek) Penyusunan RPJMDes, Jumat (28/10).

Pelatihan yang diadakan di Balai Desa Simpang Tais itu digelar dua hari sejak Kamis (27/10) kemarin dengan menghadirkan narasumber dari Inspektorat dan BAPPEDA, P3MD Kabupaten PALI dan peserta berjumlah 30 orang yang berasal dari BPD, LPMD, Perangkat Desa, dan Karang Taruna Desa Simpang Tais.

M Ichsan MM, Sekretaris Inspektorat Kabupaten PALI sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut menjelaskan kepada perserta tentang Penetapan Permendagri No. 114 Tahun 2014 terkait Pedoman Pembangunan Desa yang di dalamnya menjelaskan bagaimana tata cara penyusunan RPJMDes dan Pengembanganya supaya perangkat desa dapat memahami fungsi dan tujuannya.

“Sering kita dengar ada beberapa desa yang hanya mengandalkan pendamping desa untuk menyusun RPJMDes, karena banyak perangkat desa yang belum mengerti bagaimana cara penyusunan RPJMDes,” kata M Ichsan.

Menurutnya RPJMDes disusun untuk menjadi sebuah kerangka berpikir sistematis permasalahan yang dihadapi warga desa, tentang potensi sumberdaya desa. Dan sebagai rumusan tindakan strategis yang diorientasikan untuk memenuhi cita-cita bersama yaitu peningkatan kesejahteraan dan sekaligus membangun tata pemerintah desa yang demokratis, adil, dan terbuka (transparan).

“RPJMDes disusun melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 5 tahunan atau biasa disebut Musrenbang RPJMDes yang selanjutnya menjadi acuan penyususnan RKP Desa melalui Musrenbang tahunan,” terangnya.

Sementara, Zulkifli Lubis SSTP MM, Pjs Kepala Desa Simpang Tais, menjelaskan diadakanya pelatihan ini dengan tujuan supaya kedepannya lembaga desa paham dan mengerti tata cara penyusunan RPJMDes. Dan nantinya tidak lagi mengandalkan pendamping desa.

“Saya berharap dengan diadakannya pelatihan ini supaya kedepanya Desa Simpang Tais bisa mandiri dan bisa mengelola sendiri serta bisa memanfaatkan dana desa dari pusat sesuai harapan masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, dalam bimtek itu juga para aparat Pemdes Simpang Tais nantinya akan tergabung dalam sebuah tim penyusunan RPJMDes. Karena, sejauh ini menurut Zulkifli masyarakat kurang dilibatkan dalam penyusunan, dan terkesan terima jadi.

“Kita harap, setelah ikut bimtek penyusunan RPJMDes ini, masyarakat desa bisa menjadi mandiri,” tegasnya. (MAN)