keran air

MUARAENIM – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lematang Enim, Senin (5/9) kembali mendapatkan bantuan pemasangan sambungan air bersih untuk 2000 Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) RI.

“Secara simbolis, bantuan pemasangan 2000 MBR dari pemerintah pusat akan kita terima hari ini (5/9) di kantor Kementerian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) RI,” tutur Direktur PDAM Lematang Enim Puryadi ST.

Diterangkan Puryadi, sejak 2011 lalu Pemkab Muara Enim melalui PDAM Lematang Enim mendapatkan bantuan pemasangan jaringan air bersih PDAM melalui bantuan MBR ini sudah sekitar 5000 rumah yang terpasang atau yang mendapat bantuan.

Puryadi menerangkan, masyarakat (MBR) yang mendapatkan bantuan ini hanya membayar Rp350 ribu per rumah tangga, dikarenakan ada biaya lain yang disubsidi oleh pemerintah pusat.

“Sistemnya, jika semuanya jaringan MBR sudah kita pasang. Dana subsidi dari pemerintah pusat baru bisa kita klaim. Untuk dana operasional awal dalam pemasangan 2000 MBR tersebut, dananya kita tanggulangi dahulu,” papar dia.

Dirut PDAM Lematang Enim, Puryadi ST

Dirut PDAM Lematang Enim, Puryadi ST

Menurut Puryadi pemasangan jaringan air bersih untuk MBR ini, untuk mengatasi permasalahan air bersih dimasyarakat. Harapannya dengan adanya bantuan MBR ini, masyarakat Kabupaten Muara Enim yang menikmati air bersih PDAM semakin banyak.

Kemudian, pada pekan lalu PDAM Lematang Enim juga menerima penyerahan aset jaringan perpipaan dari Kementerian PU Perumahan Rakyat RI. Di mana aset jaringan perpipaan tersebut untuk di Kecamatan Talang Ubi, Benakat, Gelumbang dan lainnya.

“Dengan diserahkannya aset jaringan perpipaan dari pemerintah pusat tersebut, maka sepenuhnya menjadi milik daerah atau PDAM Lematang Enim. Penyerahan aset kepada PDAM Lematang Enim tersebut diterima langsung Wakil Bupati Muaraenim, H Nurul Aman SH di Jakarta,” urai Puryadi. (EDW)