Ilustrasi.

Ilustrasi.

BANYUASIN, HS – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Harobin Mustofa saat masih menjabat Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Banyuasin pernah meghilangkan aset berupa satu unit mobil merk Mitsubisi Triton BG 8888 JZ warna merah.

Kejadian tersebut berlangsung pada Agustus 2015 lalu tepatnya di Komplek Perumdam Talang Buluh, Palembang yang tak lain adalah rumah pribadi Harobin Mustofa.

Hilangnya mobil dobel kabin tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Sukaramai pada bulan Agustus 2015 lalu. Diketahui mobil tersebut hilang diambil pencuri ketika pada malam hari. Mobil baru diketahui tidak ada di tempat parkiran setelah keseokan hari pukul 05 30 WIB.

Mobil yang hilang tersebut masih dalam asuransi, laporkan kehilangan mobdin tersebut sudah diserahkan ke Inspektorat Banyuasin beberapa waktu lalu, sebagai syarat proses klaim asuransi.

Mengenai hal itu Kepala Inspektorat Kabupaten Banyuasin, Subagio mengatakan, kerugian akibat hilangnya mobil plat merah milik Pemkab Banyuasin tersebut telah diganti rugi oleh pihak asuransi. Namun setelah kita hitung secara seksama ganti rugi yang dibayakan pihak asuransi nilainya tidak sebanding dengan taksiran nilai kendaraan tersebut.

“Selisih taksiran yang dibayarkan oleh pihak asuransi jadi tanggungjawab Harobin Mustofa selaku penanggungjawab atau pemakai kendaraan yang hilang tersebut,” kata Subagio.

Lebih jauh Subagio menerangkan, misalkan nilai kendaraan tersebut ditaksir pada waktu itu seharga Rp100 juta, sementara klaim asuransi yang dicairkan hanya Rp80 juta.

“Berarti sisa sebesar Rp20 juta harus dikembalikan oleh penanggungjawab pemakai kendaraan, ini contoh saja,” lanjut Subagio.

Sejauh ini Inspektorat telah memberikan informasi tersebut kepada Harobin Mustofa yang saat ini menjabat Sekda Kota Palembang.

“Kita masih menunggu Harobin Mustofa memenuhi tanggungjawabnya terhadap Pemkab Banyuasin. Setidaknya kita menunggu hampir satu tahun lamanya,” jelas Subagio.

Apabila dalam waktu dekat ini Sekda Palembang masih tetap mangkir terhadap kewajibannya tersebut maka pihaknya akan mengajak Majelis Tuntutan Perbendaraan dan Tuntutan Ganti Rugi (TPTGR) Banyuasin guna membahas masalah tersebut.

“Bisa saja Majelis TPTGR mengelar sidang dan memanggil Sekda Palembang guna menyelesaikan masalah tersebut. Dengan catatan dalam batas waktu tertentu pertanggungjawaban tidak juga ditunaikan,” bebernya.

Inspektorat Banyuasin menawarkan solusi lain apabila Sekda Palembang tidak mampu menunaikan tanggungjawabnya tersebut.

“Bisa dengan cara yang ada. Silahkan ajukan keberatan atas pertanggungjawaban tersebut dengan alasan yang masuk akal. Contoh tidak punya kemampuan membayar kelebihan yang tidak dibayarkan pihak asuransi,” sarannya.

Silahkan ajukan surat keberatan ke Inspektorat dan Majelis TPTGR. Nantinya aka dibahas leboh lanjut terkait pengajuan surat keberatan tersebut.

“Saran saya segera ajukan saja,” pungkasnya. (RAM)