Bupati EmpatlLawang, H Syahril Hanafiah.

EMPATLAWANG, HS – Kesehatan masih menjadi prioritas utama dalam sepuluh skala prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empatlawang. Bahkan anggaran kesehatan 10 persen dari APBD Empatlawang tahun 2017.

Kepala Badan Perencanaan  Pembangunan Daerah (Bappeda) Empatlawang, Peterson Okki Bial mengatakan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang bahkan menganggarkan untuk 5.000 penerima kartu BPJS agar bisa berobat secara gratis.

“Alokasinya untuk 5.000 masyarakat miskin dananya sekitar Rp 1,3 milyar,” ucapnya kepada wartawan di Empatlawang.

Ia menambahkan sesuai intruksi Bupati Empatlawang, H Syahril Hanafiah untuk mengakuratkan data kembali agar penerima BPJS benar-benar masyarakat miskin yang layak.

“Sekarang kita juga tengah menyiapkan cara agar pendataan bisa lebih akurat sehingga tidak salah,” tuturnya.

Ditanya terkait kartu BPJS atau Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang sudah diberikan ke masyarakat tetap akan diakuratkan.

“Kalau ternyata penerima KIS itu mampu, maka kartunya bisa ditarik,” ucapnya.

Sementara itu Plt Kepala Dinkes Empatlawang, Syahrial Podril menjelaskan dana tersebut biasa disebut dengan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

“Namanya Jamkesda, itu kerjasama BPJS dengan Pemkab Empatlawang,” pungkasnya. (ELW)