PALEMBANG,HS – Pemerintah Provinsi Sumsel berencana mengaktifkan kembali Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD Prodexim. Mengingat perusahaan yang bergerak di bidang pengadaan barang dan jasa tersebut diketahui ‘mati suri’ sejak tiga tahun belakangan.

Kepala Biro Perekonomian, Pemprov Sumsel, Afrian Jon mengatakan, PD Prodexim akan diaktifkan kembali, saat ini masih menunggu kajian-kajian terkait peluang usaha baru yang potensial untuk digarap.

“Sampai saat ini, usaha yang masih digarap oleh Prodexim adalah jasa pengelolaan parkir di Bandara SMB II,” katanya rabu (9/5/2018).

Menurutnya, dari hasil pertemuan terakhir antara Pemprov Sumsel dan jajaran managemen Prodexim, ada beberapa sektor usaha yang berpeluang untuk menghidupkan kembali perusahaan tersebut. Diantaranya jasa pengelolaan satuan keamanan, industri kehutanan, dan pengembahan sektor properti.

“Untuk opsi awal yang akan segera dilakukan adalah jasa pengelolaan tambahan lahan parkir. Ada lima titik yang ditawarkan, namun masih dalam kajian termasuk pola kerjasamanya,” ujarnya

Tujuannya, jika pengelolaan lahan parkir ini sudah berjalan, maka setidaknya bisa memberikan nafas bagi managemen untuk kelangsungan likuiditas perusahaan, termasuk didalamnya menyelesaikan sejumlah kewajiban yang menyangkut pada perusahaan tersebut.

Dengan kata lain, kata Afrian, meski akan diaktifkan kembali namun bukan berarti Pemprov Sumsel akan menyuntikan modal tambahan kepada PD Prodexim tersebut. Sifatnya hanya di bantu untuk membuka garapan usaha baru.

“Kedepanya Prodexim diharapkan dapat mengelola kegiatan yang lebih menguntungkan sehingga tidak akan lagi menjadi beban Pemerintah Provinsi,” pungkasnya

Dia menambahkan, dari hasil rapat terakhir tersebut, ditargetkan dalam waktu tiga bulan kedepan sudah ada titik terang, seperti penyelesaian kajian dan penjajakan kepada pihak investor.

 Lebih jauh dikatakan Afrian, langkah yang dilakukan ini sebagai salah satu bentuk optimaliasi peran BUMD guna meningkatkan sumbangsih untuk kas daerah.

“Terlebih Prodexim sendiri sudah absen beberapa tahun belakangan dalam hal kontribusinya kepada PAD Sumsel,” jelasnya