PALEMBANG,HS – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan menyiapkan dana ganti rugi lahan di tujuh stasiun Light Rail Transit (LRT) Palembang.

Hal ini dikatakan langsung oleh Sekda Sumsel H Nasrun Umar dipemprov Sumsel Sabtu (3/2/2018).

“Ya, kami masih menghitung dengan melihat NJOP wilayah tersebut,” ujarnya

Ia juga menyampaikan, Untuk pembayarannya nanti, pihaknya masih berupaya mengalokasikan dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Mengingat masih ada peluang untuk mengajukan Peraturan Gubernur (Pergub) Perubahan APBD.

“Pokoknya tidak ada masalah lagi untuk lahan ini dan kami sudah menurunkan tim untuk mengecek langsung lokasi pembangunan,” tegasnya

Sementara itu, Kepala Proyek LRT Palembang, Masudi Jauhari mengakui saat ini ada tujuh akses stasiun yang masih terkendala lahan. Ketujuh akses stasiun tersebut yakni Simpang Polda, Stasiun Telkom, Stasiun Demang Lebar Daun, dan beberapa stasiun lainnya.

Menurutnya, jika pembebasan lahan ini tidak dilakukan maka stasiun tersebut tetap berjalan hanya saja fungsional.

“Seharusnya satu stasiun tersebut ad dua akses menuju stasiun. Tapi, karena terkendala lahan jadi hanya satu akses saja untuk naik dan turunnya penumpang stasiun,” terangnya.

Lanjutnya, Sejauh ini progres pembangunan LRT sudah mencapai 85 persen, dimana pengerjaannya meliputi pengerjaan rel, wessel, fasilitas operasi dan finishing stasiun.

“Insyaallah pembangunan fisik ini selesai pada awal Maret mendatang,” jelasnya