pen

CIAMIS, HS –  Tim gabungan dari Polres Banyumas, Polres Ciamis dan Polda Jawa Barat, menangkap pelaku penculikan terhadap mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Sofia Nur Atalina.

Penangkapan pelaku terjadi empat jam setelah peristiwa penculikan tersebut, Rabu, 7 September 2016. Pelaku ditangkap di Ciamis, Jawa Barat. Kapolres Banyumas, Ajun Komisaris Besar Gidion Arif Setyawan, membenarkan penangkapan itu.

“Dari empat pelaku, kami menangkap satu. Tiga lainnya masih dalam pengejaran. Satu yang kami tangkap merupakan residivis,” ujar Gidion, Kamis, 8 September 2016.

Gidion menambahkan, pelaku menculik korban tanpa mengincar sebelumnya atau random target. Setelah melihat ada sasaran empuk, pelaku langsung membawa masuk korbanmasuk ke dalam mobil.

“Korban diikat dengan tali dan dibekap menggunakan kaus. Setelah itu dibawa kabur ke Ciamis,” kata Gidion.

Setelah tiba di lokasi penyekapan, pelaku kemudian menghubungi keluarga korban dan meminta uang tebusan sebesar Rp60 juta.

Pelaku juga mengancam keluarga korban untuk tidak melaporkan kejadian ini ke polisi jika ingin anaknya selamat.

“Karena takut, keluarga tetap lapor ke kami dan kami telusuri melalui telepon korban kemudian ditemukan lokasi penculikan. Uang tebusan belum diserahkan,” kata Gidion.

Sebelumnya, Sofia Nur Atalina (21) diduga diculik oleh empat pelaku saat singgah di tempat fotokopi depan kampusnya di Jalan Gumbreg, Kelurahan Mersi, Kecamatan Purwokerto Timur, Banyumas, Rabu, 7 September 2016, sekitar pukul 15.30 WIB.

Sofia yang baru keluar dari kampus dengan mengendarai mobil Honda Brio warna merah berpelat nomor R 9243 BK miliknya dihampiri tiga orang yang turun dari mobil bak terbuka dan langsung membawa korban masuk kembali ke mobilnya.

Mereka membawa kabur Sofia beserta mobilnya ke arah selatan, sedangkan mobil bak terbuka yang dibawa salah seorang pelaku melaju ke arah utara. (VIV)