PALEMBANG,HS – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar seminar nasional tata kelola destinasi dan pemberdayaan masyarakat tahun 2017 di hotel Novotel, Kamis (7/12/2017).

Dalam seminar ini dibuka oleh narasumber dari Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata (Deputi PDIP) Kemenpar, Dadang Rizki Ratman serta Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat, Onang Setya.

Kegiatan seminar ini kali ini mengangkat tema “Penguatan Peran Manajemen Destinasi dalam Mendukung Keberlanjutan Pariwisata” yang dimaksudkan untuk meningkatkan baik dalam bidang infrastruktur, aksesibilitas, dan konektivitas maupun mengembangkan potensi daya tarik wisata altenatif di destinasi.

Deputi PDIP Kemenpar, Dadang Riski Ratman mengatakan, tujuan dalam seminar ini ingin memformulasikan strategi pengembangan tata kelola destinasi pariwisata melalui identifikasi kunci keberhasilan produk, layanan, dan kegiatan di masing-masing cluster TKDP penguatan dan keberlanjutan koordinasi lintas sector.

“Ini untuk mendukung target pariwisata pada tahun 2019, peningkatan kapasitas SDM pariwisata formulasi monitoring dan evaluasi destinasi dalam rangka memastikan peningkatan kualitas destinasi. Kemenpar pada tahun 2017 telah menerapkan lokus wilayah TKDP di 33 destinasi di Indonesia,” kata Dadang.

Dadang menjelaskan, dipilihnya kota Palembang sebagai tempat penyelenggaraan seminar kali ini selain mendukung Palembang sebagai tuan tumah Asian Games 2018. Palembang juga merupakan destinasi tematik sport Tourism, baik active sport tourism, passibe sport tourism, maupun nostalgic sport tourism.

“Saya berharap dari kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi para stakeholder untuk menghadapi dinamika pembangunan destinasi wisata serta ubtuk menjawab tanyangan dan isu kepariwisyaan nasional dan internasional,” tegasnya (MDN)