PALEMBANG,HS – Kondisi jalan raya lintas timur Palembang-Betung terpantau masih banyak berlobang. Seperti yang terlihat di sepanjang jalan KM 15, banyak lobang-lobang di tengang hingga pinggir jalan. 
Kepala Satker Pelaksana Jalan Metropolis Yudian Budi Khrisna mengatakan, bahwa sampai dengan sekarang jalanan Palembang-Betung tetap diperbaiki, dengan biaya pemeliharaan (holding) pada titik-titik kerusakan. 
“Untuk tahun 2019 akan dilaksanakan perbaikan konstruksi jalan dan sebagian betonisasi bahu jalan. Sekarang sedang menunggu proses lelang,” katanya
Lebih lanjutnya, untuk 2019 ini direncanakan akan diperbaiki sekaligus dengan pelebaran jalan. Namun untuk sementara rekonstruksi dan betonisasi bahu jalan dulu. 
Ia juga menyampaika nanti,  baru dilebarkan bertahap berbarengan dengan pembebasan lahan. Untuk Jalanan Palembang-Betung yang menjadi tangung jawab nasional, sepanjang 56,16 km.
“Kami belum bisa memastikan kapannya. Kalau kami maunya secepat mungkin bisa kontrak. Tapi semua harus melalui tahapan  mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Kami berharap masyarakat pengguna jalan untuk bersabar,” ungkapnya
Menurutnya, karena nilai paketnya ini diatas Rp 100 Miliar maka untuk sekarang  masih dalam tahap proses persetujuan dari menteri. Jadi sekarang belum tahap pelaksanaan, nanti setelah kontrak akan dilakukan survey ulang (field engineering).
Sementara itu Plt Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumsel, Dharma Budi menambahkan, Jalan Palembang-Betung merupakan ruas jalan nasional, tanggung jawab dan wewenangnya dimiliki Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional V. 
Dinas PU BM-TR Provinsi tahun 2019 menganggarkan untuk jalan akses menuju Tanah Mas, yang nanti keluarnya diruas Jalan Talang Buluh-Raider km 18.5. 
“Jalan ini bisa sebagai jalan alternatif bagi masyarakat untuk menghindari kemacetan mulai dari tugu batas kota sampai km 18.5. Tapi ini diperuntukan untuk kendaraan penumpang saja, tidak untuk kendaraan berat,” tutupnya