Foto (Ist)

PALEMBANG,HS – Untuk mempercepat pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api maka Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan berkolaborasi dengan PT Tri Patria.
Asisten Bidang Ekonomi, Keungan, dan Penbangunan Pemerintah Provinsi Sumsel Yohanes Hasiholan Toruan mengatakan, PT Tri Patria mempunyai lahan 2170 dan mereka mengusulkan lahanya tersebut menjadi kawasan KEK.
“Karena PT Tri Patria mempunyai lahan sendiri kenapa kita tidak didukung. Jadi nantinya pengusulnya bukan lagi Pemprov melainkan PT Tri Patria,” katanya.
Jadi menurut Yohanes, konsekuensinya PP nomor 51 tahun 2014 yang diantaranya isinya menyatakan kawasan KEK 2030 hektar harus diubah.
Sebab untuk 2030 hektar tersebut baru 67 hektar yang dibebaskan oleh Pemprov Sumsel. Sedangkan PT Tri Patria mempunyai lahan sendiri seluas 2170 hektar, yang tak perlu dilakukan pembebasan lahan.
Namun untuk menerapakan hal tersebut maka PP nomor 51 tersebut harus diubah. Nantinya sekaligus diajukan untuk pengusul KEK yaitu PT Tri Patria bukan lagi Pemprov Sumsel.
“Maka untuk mempercepat itulah ada beberapa hal teknis yang perlu kita olah dan dibicarakan dengan¬† pusat. Dan Gubernur dimintak secara resmi menyampiakan perkembangan KEK dan rencana kerjasama dengan PT Tri Patria ke Dewan KEK Nasional,” ungkapnya.
Untuk itulah diadakan Rapat Evaluasi Perkembangan Pembangunan KEK Tanjung Api-Api. Jadi kerangka apa yang akan disampaikan akan dibuat secara resmi dan akan disampaikan ke Dewan KEK Nasional.