SEKAYU,HS -Untuk pertama kalinya even basket three on three yang bertajuk Muba Millenial 3 on 3 Basketball Tournamen di gelar di Bumi Serasan Sekate.

Ajang yang digagas Bongen Sport Event Management itu bukan sekadar pertandingan basket semata, namun venue yang berada di lingkungan Rumah Dinas Wakil Bupati Muba selama dua hari (Rabu-Kamis) tersebut dibarengi dengan sajian lain dari Kopi Satu.

Ketua Umum Pengprov Perbasi Sumsel, Dodi Reza Alex melalui Ketua Harian Beni Hernedi mengatakan, ajang ini sengaja digelar untuk kembali membangkitkan mental ‘Muba Juara’.

“Even ini juga satu bagian dari persiapan tim basket Muba untuk Porprov Sumsel 2019 ini. Basket three on three ini memang baru pertama digelar di Muba dan InsyaAllah ini akan jadi agenda tahunan,” ujarnya, Rabu (20/03).

Kadispapor Muba, Muhammad Fariz, SSTP, MM melalui Kabag Olahraga Ferry Afandi menuturkan, memang pihaknya saat ini lagi melakukan pembinaan atlet-atlet basket, khususnya tim putri.

“Sudah tentu kami sangat men-support even three on three ini. Karena, selain ingin memasyarakatkan basket, kita juga lagi melakukan pembinaan,” tuturnya.

Ferry melanjutkan, beberapa tahun ini memang tim basket Muba baik tim pelajar maupun umum, selalu memberikan gelar juara.

“Atlet kita juga ada yang terpantau pihak kementerian dan diambil untul bergabung di sekolah atlet ragunan. Ino ada pebasket kita Dicky yang sudah pernah ke Amerika ikut bergabung main pada even three on three ini,” sambungnya.

Sementara, Direktur Bongen Sport Event Management, Rudy Murod mengatakan, sengaja memilih basket yang harus di gelar di Muba. Alasannya, karena Muba merupakan icon basket di Sumsel.

“Awalnya juga kita hanya khususkan untuk pelajar. Tapi banyak yang request agar mengakomodir dari umum juga. Jadi selain pelajar, kita buka juga untuk tim umum,” katanya.

Dengan masa persiapan yang tidak panjang, Rudy menambahkan, animo masyarakat Muba sangat tinggi. Bahkan, ada tim dari luar Muba, seperti dari Palembang dan Martapura yang ikut berpartisipasi.

“Jumlah tim yang bertanding ada 44 tim dan itu memang sengaja kita batasi, kalau tidak bisa membludak. Itu (44 tim) terdiri dari 17 tim pelajar putra, 12 tim pelajar putri dan 15 tim umum putra,” tandasnya. (Rill)