Plt Sekda Kabupaten PALI, H Robby Kurniawan SSTP MSi.

Plt Sekda Kabupaten PALI, H Robby Kurniawan SSTP MSi.

PALI, HS – Menjelang digelarnya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) secara serentak pada minggu kedua bulan Desember mendatang, Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PALI, H Robby Kurniawan SSTP MSi menggelar pertemuan dengan camat se-Kabupaten PALI dan instansi terkait.

Pertemuan dilaksanakan pada Selasa (18/10) bertempat di Aula Kantor Pemda Kabupaten PALI, Jalan Merdeka KM 10, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

Usai rapat, Robby kepada sejumlah media menjelaskan bahwa digelarnya rapat tersebut juga bertujuan untuk mempertanyakan persiapan menjelang pilkades yang akan diikuti sekitar 20 desa di wilayah Bumi Serepat Serasan.

“Kita ingin mengetahui sejauh mana persiapan yang telah dilakukan. Kemudian juga, mekanisme dalam pilkades saat ini digelar secara serentak dan Alhamdulillah anggaran gelaran pilkades telah dibebankan kepada APBD Kabupaten PALI, mulai dari cetak blangko suara sampai pada operasional pelaksanaannya,” terang Sekda.

Dalam kesempatan ini juga, mantan Plt Bupati OKU Selatan ini juga meminta setiap stakeholder yang terlibat untuk secara berkesinambungan melaporkan kendala di desa agar ketika hari-H pelaksanaan pilkades tidak terjadi kendala.

“Untuk calon kepala desa, kalau diperhatikan sekarang sudah mulai rame, seperti tebar pesona ke masyarakat yang bertujuan untuk menarik simpati masyarakat. Ya kita harapkan tetap kondusif dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan di desa,” tambahnya.

Kalau untuk persyaratan, cakades tersebut telah diatur dalam peraturan daerah (perda) yang telah disahkan beberapa waktu lalu.

“Untuk persyaratan telah diatur di Perda, tinggal lagi dalam waktu dekat ini akan dijabarkan melalui peraturan bupati (Perbup). Yang pasti tetap mengacu pada program pemerintah yakni pemberantasan narkoba, artinya cakades sudah pasti harus bersih narkoba,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala BPMPD Kabupaten PALI menuturkan bahwa setiap desa akan diberikan anggaran sebesar Rp15 juta untuk opersional pelaksanaan pilkades.

“Teknis Pilkades serentak kita akan mencontoh Kabupaten Muaraenim dan Musi Banyuasin, karena dua kabupaten tersebut telah melaksanakan Pilkades serentak dengan sukses. Kalau dananya, sudah kita persiapkan dan rencananya setiap desa akan dibantu dana sebesar Rp15 juta. Kita tegaskan, Desember bisa kita laksanakan Pilkades serentak, karena hanya menunggu Perbup saja,” bebernya. (MAN)