Aktivitas penjualan getah karet di Muaraenim.

Aktivitas penjualan getah karet di Muaraenim.

MUARAENIM, HS – Setelah sempat anjlok mencapai Rp4 ribu per kilogram, kini harga getah karet di tingkat petani mulai berangsur naik hingga mencapai Rp8 ribu – Rp9 ribu per kilogram.

Dengan kenaikan harga komiditi ini membuat para petani senang, mereka berharap harga karet tidak kembali turun atau paling tidak sebanding dengan harga beras.

“Alhamdulillah, kenaikan harga karet sudah kita rasakan sejak awal 2016 lalu. Kita berharap pemerintah dapat membantu meningkatkan harga karet agar tidak kembali turun,” tutur Iswadi (45), salah seorang petani karet Desa Ujanmas, Kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muaraenim, Kamis (24/11).

Sementara itu, Joni (37) salah seorang agen atau tengkulak getah karet di Desa Kepur, Kecamatan Muaraenim, Kabupaten Muaraenim membenarkan kenaikan harga karet, bahwa harga karet atau balam sudah terjadi kenaikan beberapa bulan belakangan.

Kenaikan tersebut memang bersumber dari para pengusaha di tingkat atas. Sejak terjadinya kenaikan, kata Jon, dirinya biasa mengumpulkan getah karet dari para petani hingga mencapai belasan ton setiap minggu. (EDW)