PALEMBANG,HS – Ditengah kurangnya kesejahteraan guru, terutama guru honor di Sumsel, ternyata jumlah tenaga guru masih tercatat minim. Bahkan, Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumsel mencatat Sumsel kurang ribuan Sumber Daya Manusia (SDM) guru.
“Jumlah guru di Sumsel masih sangat kurang memadai. Ditingkat SD saja, kita kurang 2000 guru, SMA sekitar 2800 guru,” kata Ketua PGRI Sumsel Akhmad Zulinto pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke 73 PGRI di Gedung PSCC, Selasa (27/11/2018).
Peringatan Dirgahayu PGRI tersebut juga dihadiri Gubernur Sumsel H Herman Deru, Kadisdik Sumsel Drs H Widodo dan sejumlah OPD.
Dalam kesempatan tersebut, Zulinto juga mengatakan agar Pemerintah Provinsi Sumsel mendukung sertifikasi guru honor yang puluhan tahun mengabdi dan belum diangkat PNS.
“Guru honor, gajinya 200-300 ribu tapi pengabdian mereka sangat luar biasa, diharapkan uluran tangan Pemprov dan Pemkot mohon disejahterahkan. Sehingga tetap eksis dan tetap solid dalam melaksanakan tugas sebagai guru,” katanya
Sementara itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru sempat menangis mendengar gaji guru yang jauh dari sejahtera. Ia sempat menghibur ribuan guru dengan mengajak bersama menganyikan Hymbe guru.
“Jujur pada hari ini saya begitu terharu. Terima kasih pada seluruh guru atas jasa kalian yang sudah mengajari dan mencerdaskan kami dan menjadikan wilayah Sumsel menjadi wilayah terpandang di segala bidang,” pungkasnya
Pada kesempatan itu, dihadapan ribuan guru yang hadir, Deru mengatakan akan berupaya memperjuangkan kesejahteraan para guru honor yang ada di wilayah Sumsel.
“Diantaranya perbaikan layanan sertifikasi guru-guru honor.
Sesegera mungkin akan kita ajak para bupati, walikota dan Dinas terkait untuk mengupayakan hal terbaik  guna kesejahteraan guru honor,” ujarnya
Lanjutnya, presiden RI telah memberikan pesan pada Kemendikbud agar memberikan kesejahteraan hidup bagi para honor. Salah satunya dengan merancang kebijakan gaji honor yang akan disetarakan dengan UMR, yakni dikisaran Rp.2,5 juta
“Selama ini gaji guru hanya berkisar Rp.300 hingga Rp.500 ribu perbulan. Maka dari itu saya sangat mendukung rencan kebijakan  gaji guru honor setara UMR. Semoga itu  bisa diterapkan sesegera mungkin di tahun 2019,” tutupnya