Warga Desa Palemraya, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir terlihat antusias untuk memberikan hak suaranya dalam Pilkades. (Foto : Junaedi)

Warga Desa Palemraya, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir terlihat antusias untuk memberikan hak suaranya dalam Pilkades. (Foto : Junaedi)

OI, HS – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak di 172 desa di Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang berlangsung Rabu (12/10), berjalan aman dan lancar meski terjadi kericuhan kecil di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Bahkan informasi yang beredar, ada dugaan oknum polisi ikut memberikan hak suaranya di salah satu TPS di Indralaya.

Plt Bupati OI, HM Ilyas Panji Alam usai meninjau di beberapa titik pelaksanaan Pilkades mengatakan, secara umum pelaksanaan pilkades berlangsung aman dan sukses.

Menurutnya, semua panitia pelaksana telah melaksanakan tugasnya dengan baik, begitu juga logistik surat suara tidak ada yang mengalami kekurangan.

“Kita pantau di beberapa titik dan Alhamdulillah,  masyarakat antusias datang ke TPS untuk menyalurkan hak suaranya untuk memilih pemimpin desanya. Ini berkat kerjasama semua pihak dan patut kita apresiasi,” ungkapnya.

Disinggung adanya informasi, dugaan oknum polisi ikut nyoblos Pilkades, Plt Bupati OI mengatakan jika memang benar polisi coblos, ini sebuah tindakan konyol.

“Ya, kalau memang benar ada oknum polisi yang statusnya netral, tapi ikut nyoblos, sebuah tindakan konyol itu namanya,’’ katanya.

Terpisah, Kapolres OI, AKBP M Arif Rifai saat dikonfirmasikan secara umum pelaksanaan Pilkades berlangsung aman, lancar dan sukses meski ada beberapa kericuhan kecil, namun dapat segera teratasi.

“Intinya, Ogan Ilir dalam keadaan kondusif meski ada selisih paham sedikit. Informasi adanya oknum polisi ikut nyoblos, masih kami selidiki, kalau memang benar informasi tersebut, tentu akan kita tindak tegas,’’ tegas Kapolres.

Pantauan di lapangan, pelaksanaan pilkades berjalan cukup lancar dan aman. Masyarakat ramai mendatangi TPS untuk menyalurkan hak suara. (EL)