PALEMBANG,HS- Dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pilgub, Pilbub dan Pilwako se Kabupaten/Kota Sumatera Selatan Tahun 2018, PLN WS2JB berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga kehandalan pasokan listrik. 

Kesiapan yang telah terstandarisasi melalui Prosedur Tetap Siaga Pilkada Serentak Provinsi Sumsel Tahun 2018 ini meliputi peta teknis pasokan listrik pada sejumlah objek penting di seluruh Sumsel, skenario manuver beban bilamana terjadi gangguan pasokan listrik karena kondisi di luar prediksi atau force major serta daftar lokasi penting dan pejabat yang terkait dengan pengamanan pasokan listrik.

Pada siaga Pilkada Serentak tahun ini, Deputi Manager Hukum dan Humas PLN WS2JB Rosmalina mengatakan telah menyiagakan  petugasnya disetiap titik rayon PLN Kabupaten/Kota. Selain itu, PLN menyiapkan sarana pendukung seperti mesin genset untuk menginventarisir peta jaringan listrik di 17 kabupaten/ kota, terutama yang menyuplai pasokan listrik untuk kantor-kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah maupun KPUD Provinsi Sumsel di Jalan Pengeran Ratu Palembang.

“Petugas kami berjaga pada titik yang mensuplai objek-objek penting selama Pilkada dan Pilgub, Pilbub dan Pilwako, Masing-masing objek penting tersebut telah diinventasir pasokan utama dan pasokan cadangan untuk mengantisipasi adanya gangguan. Prinsipnya pasokan listrik sudah siap untuk menunjang pelaksanaan Pilkada Serentak di Sumsel,” ungkapnya kepada media, Selasa (26/6/2018)

Sementara Manager PLN Area Palembang Joni mengungkapkan, dirinya telah berkoordinasi disetiap rayon lokasi masing-masing agar mengamankan pasokan listrik dan menyiapkan mesin genset terutama di KPU Provinsi Sumsel maupun di KPU Kota Palembang.

“Khusus untuk wilayah PLN Area Palembang kota ada 7 lokasi, KPU Provinsi kita mesin genset 22.5 KW dan disuplay dari dua jalur dengan perpindahannya secara otomatis dalam orde waktu sepersekian detik, sehingga antisipasinya cukup aman,”ungkapnya saat diwawancarai di ruang kerjanya.

Sedangkan untuk KPU Kota Palembang sendiri pihaknya telah menyuplai dari dua Gardu Induk yang berbeda yaitu GI talang ratu dan GI seduduk putih juga dengan perpindahan secara otomatis dalam waktu 0.1 detik. “Jika ada gangguan, Insya Allah aliran listrik tetap aman dan kontinyu, terutama karena ditempat tersebut blanko suara C3 balik disitu juga untuk direkap,”paparnya.

Dilanjutkan Joni, Kemudian untuk di KPUD OKI sendiri pihak PLN telah menyiapkan dua suplai, serta mensiagakan mesin genset, sehingga hal tersebut diharapkan dapat menjamin keandalan listrik disana.

“Seperti di Kabupaten Muba kita menyiapkan mesing genset dengan kapasitas 80 kW, meski jalur listriknya sudah dua namun tetap kita siagakan mesin genset kita,”ulasnya.

Untuk di KPUD banyuasin PLN menggunakan dua jalur dari Gardu Induk yang berbeda, sedangkan di Musi Banyuasin, karena Gardu Induknya hanya satu maka disiapkan genset, dan di KPUD Ogan Ilir sendiri juga PLN menyiapkan mesin genset 25 kW karena GI nya juga cuma satu, PLN coba memperkuatnya disetiap penyulang, dan untuk kesiapan listrik saat Pilwako Jambi, KPU Kota Jambi telah mensuplai cadangan mesin genset milik pelanggan 10 kVA yang sudah dalam kondisi baik dan siap beroperasi dengan Genset PLN 30 kVA.

“Dari sisi pemeliharaannya sendiri sudah kita sampaikan pada kawan-kawan untuk dimaksimalkan, karena event ini kan banyak sekali, mulai dari Asian Games, Piala Dunia dan kedepan adalah Pilpres, ,”tutupnya.(NT).