Plt Sekda PALI, Robby Kurniawan SSTP MSi.

Plt Sekda PALI, Robby Kurniawan SSTP MSi.

PALI, HS – Terkait pemberitaan adanya oknum honorer Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang diamankan aparat kepolisian karena kedapatan mencuri kamera e-KTP di Kantor Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muaraenim, Sabtu (1/10) lalu membuat Robby Kurniawan SSTP MSi, Plt Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten PALI angkat bicara.

Kepada sejumlah media, pria yang baru saja pulang dari tanah suci tersebut menegaskan peristiwa ini merupakan kesalahan individual bukan secara kelembagaan.

“Siapapun yang berbuat dia bertanggung jawab, baik itu masyarakat umum, aparatur sipil negara, kalau di mata hukum semuanya sama, karena negara kita adalah negara hukum,” ungkap Sekda.

Dia menegaskan, baik itu masyarakat umum maupun yang bekerja di Pemerintahan Daerah (Pemda) Kabupaten PALI harus siap bertanggung jawab di depan hukum apabila melakukan tindakan melawan hukum.

“Kami sangat mendukung tindak yang dilakukan oleh penegak hukum dalam hal ini, pihak keamanan untuk menindak tegas pelaku, sesuai aturan yang berlaku,” kata dia.

Ia menegaskan, jika yang bersangkutan sudah divonis oleh pengadilan dinyatakan bersalah dan Inkracht (keputusan mempunyai kekuatan hukum tetap) maka oknum TKS Pol-PP itu akan dipecat.

“Semua orang punya permasalahan, ada keperluan yang mendesak, akan tetapi tidak berarti kita bisa melakukan tindakan melanggar hukum,” jelas Robby.

Sementara itu, Kepala Satuan (Kasat) Pol-PP, Muklis Nabil mengakui RP merupakan oknum TKS Pol-PP. Namun, sejak satu bulan terakhir ini, tidak pernah masuk ke kantor lagi sehingga pihaknya menganggap yang bersangkutan sudah mengundurkan diri.

“Sudah 1 bulan RP, tidak masuk kerja jadi kami anggap dia, sudah mengundurkan diri dari Pol-PP,” ujar Muklis. (MAN)