Foto : Ist

PALEMBANG,HS – Polda Sumatera Selatan menetapkan pembina dan ketua yayasan perguruan tinggi harapan Palembang, Sopyan Sitepu dan istrinya Maimunah Sitorus, sebagai tersangka kasus penipuan.

Direktur Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alpian didampingi Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi menuturkan, penyelidikan yang dilakukan Ditreskrimum Polda Sumsel setelah adanya laporan dari seorang mahasiswa bernama Mulyadi angkatan 2014.

“Mahasiswa ini melapor, setelah ia mengecek di Dikti bila namanya tidak tercantum di data Dikti. Padahal, mereka sudah di wisuda dan ternyata nama mereka tidak tercantum,” katanya

Mengetahui hal tersebut, membuat Mulyadi bersama 63 mahasiswa dan mahasiswi Akfar dan Akper Peruruan Tinggi Harapan Palembang memutuskan untuk melaporkan pembina dan ketua yayasan ke polisi.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan setelah memeriksa saksi-saksi, ternyata memang perguruan tinggi harapan Palembang ini tidak memiliki izin untuk proses belajar mengajar perguruan tinggi dari Kemenristek Dikti.

“Dari proses ini, penyidik telah menetapkan dua tersangka yakni pembina perguruan tinggi harapan dan ketua yayasan yang juga istri dari pembina yayasan,” tutupnya.