Tersangka Kusnadi saat digiring ke Mapolres Ogan Ilir. (Foto: Junaedi).

Tersangka Kusnadi saat digiring ke Mapolres Ogan Ilir. (Foto: Junaedi).

OI, HS – Melawan saat hendak ditangkap, Kusnadi terpaksa ditembak di kedua kakinya oleh anggota Satreskrim Polres Ogan Ilir, Senin (10/10), di Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Penangkapan terhadap warga Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, ini lantaran mencuri sepeda motor Suzuki BH 5871 GQ milik Vewi, mahasiswi Universitas Sriwijaya, warga Jalan Sarjana Timbangan pada tanggal 17 September 2016 lalu di depan Toko Amanah di depan Kampus Unsri Indralaya, Jalan Palembang-Prabumulih.

Dari tangan tersangka petugas mengamankan kunci letter T, kunci pas yang diduga sebagai alat untuk melancarkan aksinya.

Kapolres OI, AKBP M Arief Rifai melalui Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Ginanjar, Selasa (11/10), mengatakan, aksi pencurian yang dilakukan tersangka Kusnadi terekam kamera CCTV yang terpasang di depan Toko Amanah.

Setelah terima laporan, kami langsung cek CCTV milik toko tersebut. Pelaku dapat dikenali dari pakaian yang dikenakannya yang sama dengan yang dipakai saat melakukan aksi pencurian,” katanya.

Ia menambahkan, petugas yang melakukan patroli melihat ciri-ciri pelaku. Tersangka Kusnadi melakukan perlawanan saat hendak ditangkap sehingga petugas terpaksa melumpuhkan kedua kakinya dengan timah panas.

“Tersangka Kusnadi terancam Pasal 363 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara,” ungkapnya.

Sementara itu, tersangka Kusnadi mengaku, dirinya baru pertama kali melakukan pencurian. Motor yang dicurinya sudah dijual ke Bengkulu seharga Rp 1,5 juta.

Saya baru pertama kali pak. Saya jual 1,5 juta untuk makan keluarga,” katanya. (EL)