Ilustrasi.

Ilustrasi.

PALEMBANG, HS – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI Sumatera Selatan (Sumsel) 2017 diputuskan akan dilaksanakan pada bulan November 2017 mendatang di Kota Palembang.

Hal ini tidak lepas dari mundurnya Kabupaten Muaraenim yang menjadi sebagai penyelenggara dikarenakan keterbatasan dana, sehingga diambil alih oleh Komite Olahraga Nasional (KONI) Sumsel.

Wakil Ketua Umum KONI Sumsel, Dhenie Zaenal mengungkapkan, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin No.498/Set/KONI-SS/X/2016 Porprov akan tetap dilaksanakan pada tahun 2017.

Dhenie mengungkapkan, dengan adanya SK tersebut, diharapkan agar setiap KONI Kabupaten/Kota untuk mempersiapkan diri, hal ini dikarenakan sebelumnya Gubernur telah memberikan surat edaran tentang pembatalan Porprov. Dengan demikian dipastikan setiap Kabupaten/Kota tidak menganggarkan untuk persiapan Porprov tersebut.

“Baik atlet maupun pendanaan persiapan Porprov agar segera diajukan kepada pemerintah daerah masing-masing,” tuturnya.

Ia mengharapkan, dengan pelaksanaan Porprov kali ini diutamakan untuk memunculkan atlet-atlet muda berbakat, sehingga ada batasan umur setiap atlet yang berpartisipasi.

“Untuk Porprov 2017 maksimal usia atlet 21 tahun, jadi ajang ini sebagai adu prestasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk cabang yang dipertandingkan berkisar antara 15-20 cabang olahraga. Jika sebelumnya di Muaraenim akan mempertandingkan 23 Cabor, kemungkinan ada tiga cabor yang akan dihilangkan.

“Kita akan bahas pada rapat Porprov mengenai cabor apa saja yang dihilangkan,”ujarnya.

Meski demikian, KONI Sumsel tetap mengapresiasi terhadap Kabupaten Muaraenim meski membatalkan sebagai tuan rumah. Namun pada pelaksanaannya nanti tetap akan melibatkan Kabupaten Muaraenim.

“Jadi untuk menambah semarak pelaksanaannya nanti, Muaraenim yang sempat mengajukan diri sebagai tuan rumah akan tetap dilibatkan dengan cara kita mengambil api obor dari sumber panas bumi di daerah Semendo Muaraenim,” tutupnya. (AND)