OGAN ILIR* HS – Hasil musyawarah Cabang (Muscab) IV DPC PPP Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang digelar. Sabtu (11/3/2017) di RM Sederhana KM 32. menetapkan Porsaid Abdullah terpilih sebagi ketua DPC PPP periode 2016-2022 secara aklamasi
Bertindak sebagai pimpinan sidang Muscab, Usman Kosim dari DPW PPP Sumsel. sebelumnya muncul tiga nama calon ketua DPC PPP OI Kubu Djan Faridz ini. yakni Porsaid Abdullah, Drs Farouq Al Maturidi dan H Iwan Setiawan ST
Ketua DPW PPP Sumsel. Drs KH A Zainuri Husin Umri berpendapat perbedaan sudut pandang juga pilihan dalam politik merupakan hal yang biasa.
” Bapak Djan Faridz dan Bapak Romahurmuzie itu beda pendapat saja. Itu biasa. kita ada di garis yang benar.ditempat yang tepat.biarkan anjing menggonggong.Kafilah tetap berlalu. Habis gelap terbitlah terang.”
katanya dalam sambutan.
Di OI khususnya, Masyarakat mungkin dibuat binggung ada nya dua muscab PPP. lanjut Zainuri. belum lama ini ada muscab dan hari ini ada pula muscab lagi.
” tak harus binggung, politik itu pilihan. pilih terpakai atau terbuang. jangan gampang berkecil hati. sedikit dikit pindah partai. yang begitu bukan lah kader PPP.  Kalau tidak mau diterpa badai jangan berumah di tengah laut. Kalau tak mau susah jangan ikut partai politik.” terang nya.
Sekjen DPW PPP Sumsel. Ahmad Firdaus mengatakan ada pengaruh negatif yang kuat dari mempelai sebelah “rombongan kalah” (PPP-Romahurmuzie.RED) kepada PPP yang diketuai Djan Faridz ini
namun tidak dikatakann Firdaus secara detail apa upaya intimidasi dan pengaruh negatif yang dilancarkan dari “rombongan kalah”
” ada nya upaya itimidasi dari mempelai sebelah (rombongan kalah.RED). sudahlah.tak perlu di bahas. Yang terpenting  soliditas antar kader tetap terjaga. Karna dengan kerjasama dan soliditas kader. PPP yang diakui pemerintah ini akan melangkah ke arah yang lebih baik.” tandas Firdaus singkat dalam sambutan nya
Ketua DPC PPP OI Porsaid Abdullah mengaku belum memikirkan siapa yang akan berada dalam formasi strategis sekretaris dan bendahara di bawah kepemimpinan nya
” belum. butuh pertimbangan yang matang untuk menempatkan sesorang di posisi tersebut. posisi itu bukan untuk sembarang orang. mungkin tak lama lagi kita umumkan siapa siapa nya. saat
ini masih difikirkan .” ujar Porsaid singkat. (Arza).