img-20161106-wa0000PALEMBANG,HS – Konflik internal partai Demokrat Sumsel mulai memanas dalam Musda III DPD Partai Demokrat Sumsel yang hari ini mengangendakan pemilihan ketua DPD periode lima tahun kedepan yang di gelar di Hotel Santika,Minggu (6/11).

Menganggapi panasnya suhu politik internal di tubuh Partai Demokrat sumsel jelang pemilihan ketua yang baru,Pramono Edhie Wibowo ketua BPOKK DPP Demokrat yang mewakili ketua umum Partai Demokrat saat membuka acara berpesan kepada kader-kader partai Demokrat agar Musda III DPD Partai Demokrat Sumsel jangan sampai ricuh apa lagi sampai gontok-gontokan.

“Jangan sampai ricuh apa lagi sampai gontok-gontokan sesama kita kader demokrat dalam mencari pemimpin, tetapi aktiflah ketika saat nanti untuk menjalankan amanah organisasi”,ujarnya.

Edhie melanjutkan Musda III Partai Demokrat Sumsel adalah agenda 5 tahunan yg diamanatkan dalam AD/ART Partai karena itu siapa pun nanti yang terpilih menjadi ketua harus didukung bersama.

“Saat ini nanti akan di adakan pemilihan ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Selatan yang baru dan oleh karena itu siapa pun nanti yang terpilih harus kita dukung demi membesarkan Partai Demokrat ke depan.Selamat menjalankan Musda dengan penuh tanggung jawab”, ujarnya.

Sementara Ishak Mekky ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Selatan saat membuka acara mengatakan perlunya penegasan kepada kader untuk tidak terjebak permainan orang luar partai.

“Mari kita sukseskan Musda III ini, Partai kita tidak boleh diobok-obok orang luar siapapun nanti yang terpilih harus kita dukung bersama karena 2019 nanti partai ini harus sukses memengkan pemilu”,ujar calon Gubernur sumatera Selatan mendatang ini semangat.

Ishak melanjutkan Musda III yang di gelar saat ini yang adalah musda ke 15 dari 34 Musda yang ada di indonesia dan semua Musda yang di jalani partai Demokrat di berbagai daerah semua berjalan dengan lancar bahkan cepat.

“Partai Demokrat adalah partai Demokrasi yang penuh etika,maka Pemilihan ketua DPD Partai Demokrat mendatang ini pun saya jamin akan beretika dan berlangsung cepat dan mufakad” ,tukasnya. (SNI)