PALEMBANG,HS – General Manager Angkasa Pura ll Bandara Sultan Mahmud Badarudin ll, Iskandar Hamid Menyampaikan, untuk
Perluasan bandara SMB II saat ini sudah mulai dilakukan, dimana progressnya mencapai sekitar 3 persen. Demikian diungkapkan General Manager (GM) Angkasa Pura II Bandara SMB II, Iskandar Hamid, kamis (23/3),

“Ya, Saat ini baru 3 persen untuk pengerjaan meliputi Sky Bridge, Fix Bridge dan beberapa pengerjaan lainnya tapi belum pengerjaan fisik,” katanya.

Untuk barang yang dibutuhkan, sambung Iskandar, saat ini sudah ada namun barang tersebut masih di pabrik, tujuannya agar tidak mengganggu flow kendaraan yang berada di bandara. Jika pengerjaan fisik telah dimulai maka barang tersebut baru akan diambil.

“Jika barang tersebut di bandara maka terjadi penumpukan dan tentunya akan menyebabkan terganggunya arus lalu lintas di bandara,” jelasnya.

Dirinya menjelaskan, untuk pemasangan tiang pancang sendiri pihaknya berharap akan dimulai pada bulan Mei mendatang. Sedangkan, untuk lokasi pengerjaan masih tetap sama. Dirinya menambahkan, tahap tender kemarin telah dilakukan dimana pemenang tender pengerjaan sendiri yakni PT Berantas Abi Praya.

“Untuk dana sendiri masih tetap sama tidak ada perubahan sampai dengan saat ini,” terangnya.

Disinggung soal desain pembangunan, nantinya akan unsur Palembang yang melekat pada Sky Bridge, Fix Bridge dan pembangunan lainnya. Disinggung apakah nantinya aka nada perubahan rute terhadap penerbangan mengingat adanya perluasan bandara, dirinya mengakui hal tersebut.

“Ya, mungkin nanti akan ada perubahan rute, namun saat ini pihaknya masih mendesain perubahan rute tersebut. Mungkin sambil berjalan pengerjaan baru nantinya akan ditemukan perubahan rute tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, dirinya  juga pernah mengatakan renovasi ini sendiri akan menghabiskan dana total sekitar Rp 300 miliar karena nantinya akan ada pembangunan Sky Bridge yang menghubungkan Stasiun Light Rail Transit (LRT) dan beberapa penambahan kapasitas tunggu bagi penumpang. Pembangunan ini juga nantinya akan berimbas pada tata letak dan pengaturan berbagai hal di terminal SMB II Palembang.

“Dana ini merupakan dana Angkasa Pura bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumsel,” terangnya.

Pembangunan Sky Bridge ini, lanjut Iskandar merupakan interkoneksi yang dibangun antara angkutan udara dan darat. Nantinya, proses pembangunan sky bridge juga akan dilengkapi dengan sarana shopping centre, areal entertainment, dan lainnya. Hal ini sebagai pelayanan bisnis pada penumpang.

Disinggung apakah akan ada perluasan Bandara Internasional SMB II Palembang, Iskandar mengakui hal tersebut. Memang ada rencana akan ada pembebasan lahan untuk memperluas Bandara serta untuk mensupport navigasi seperti penambahan lampu-lampu serta hal lainnya.

“Tapi kita lihat kondisinya nanti. Tapi tentunya semua ini untuk mendukung pelaksanaan Asian Games 2017 mendatang,”tegasnya (MDN)