PALEMBANG,HS – Dinas Perindustrian Provinsi Sumatera Selatan Selaku Pengelola kawasan Dekranasda berencana akan mengembangkan kawasan itu menjadi suatu areal pariswisata dan terintergritas,

Hal ini dikatakan kepala dinas perindustrian sumsel, Elnila Rizal usai rapat paparan pengembangan dan revitalisasi lahan dekranasda jakabaring menjadi objek wisata alternatif dan aktivitas masyarakat palembang diruang rapat setda sumsel selasa (11/7),

Menurutnya, pihaknya tadi mengelar rapat bersama PT. rancang bangun pundi nusa yang selaku pihak ketiga untuk memgembangkan kawasan itu (Dekranasda),

“Ya, jadi ada wacana dari pt rancang bangun pundi nusa untuk mengembangkan areal tersebut untuk menjadi kawasan pariswisata,” ujarnya

Ia menambahkan, pihak sangat tertarik wacana PT itu untuk mengembangkan, kawasan itu yang rencananya akan dibangun Hotel dan penginapan, pasar rakyat, restoran, Mice dan sarana olahraga seperti yang ada dikambang iwak,

“Ya, pengembangngan kawasan itu bagus pasti akan meningkatkan peran UMKM dipalembang,” pungkasnya

Ia juga menyampaikan, pengembangngan kawasan tersebut didukung Pak Sekda dan Pak sekda menugaskan pihaknya yang selaku pengelola dekrasnada untuk menjajaki kerja sama dengan pihak ketiga,

“Ya, wacana ini akan kami sampaikan duluh dengan pak gubernur dan kami akan meminta arahannya duluh,” tuturnya

Ditanya soal dana pengembangan kawasan tersebut, menurutnya, untuk dananya itu dari pihak PT tadi serta untuk pembangunannya sendiri secepatnya dan target selesai sebelum asian games 2018 nanti,

“Dana pembiayaan pengembangngan kawasan itu sekitar 30 miliar diluar pembangunan hotelnya, kalau sama hotel itu Rp 60 Miliar. Tapi itu setelah itu atau jangka panjangnya,” imbuhnya

Saat ditanyakan apakah ada PT lain yang tertarik untuk mengembangkan dekranasda. Ernila enggan menyampaikan perihal adanya PT lain yang tertarik mengembangkan dekranasda selain PT Rancang Bangun Pundi Nusa.

“Kenapa mesti ditanya seperti itu, nanti ngak enak ya saya jawabnya, kalau memang ada? Bisa perbandingan,” katanya.

Ernila menjelaskan, sistem pengembangan dekranasda tidak akan seperti sistem Build Operate and Transfer (BOT). Melainkan, pengelolaan akan tetap berada di Dinas Perindustrian. Pihaknya bersama PT Rancang Bangun Pundi Nusa direncanakan akan membuat kerjasama yang dikoordinasikan dengan Biro Hukum dan Aset Pemprov Sumsel. Hanya saja, Pihaknya akan mengusulkan hak pengelolaan tetap intansi yang ditunjuk oleh Pemprov Sumsel.(MDN)