foto: Bendungan Air Mulak Lahat rusak berat akibat diterjang banjir bandang

PALEMBANG,HSAkibat banjir bandang yang menerpa kabupaten lahat, telah mengakibatkan rusaknya bendungan dikawasan hulu sungai Lematang menjadi ringsek berat, Dampak dari rusaknya bendungan Air Mulak membuat pasokan air di sana mengecil. Sehingga menyebabkan terganggunya aktivitas pertanian di kawasan tersebut

“Ini akibat kerusakan pada bencana air bandang akhir tahun lalu. Akibatnya bendungan di sana rusak. Air baru ada ketika debit air tinggi,” kata Seketaris Dinas PSDA Sumsel, Yudi Saputra, Senin (17/2/2020).

Ia juga menjelaskan, pihaknya mengeluarkan anggaran perbaikan bangunan bendungan sebanyak Rp5 miliar. Pembangunan bendungan itu dilakukan bersama pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumsel, dan diperkirakan akan selesai pada bulan November mendatang.

“Kita masih menunggu desainnya dari BBWS, perkiraan akhir Maret desain sudah ada. April kita lelang, dan Mei mulau pengerjaan. Insyaallah pembangunan memakan waktu enam bulan,” pungkasnya

Menurutnya, bendungan Air Mulak menampung banyak air dari Kota Pagaralam yang mengalir ke Lahat. Saat musim penghujan saat ini, banyak material batu yang terbawa sehingga menyebabkan bangunan bendung rusak.

“Saat banjir bandan kemarin, banyak material batu besar yang terbawa. Batunya memang besar sehingga membuat bendungan yang ada rusak,” tutupnya (Ron)