PALEMBANG,HS – Setelah dinyatakan lolos verifikasi oleh Kementrian Hukum dan HAM sebagai partai politik yang telah berbadan hukum. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) semakin optimis akan lolos verifikasi di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Tentunya kita optimis. Itu (lolos verifikasi Kemenkum HAM) secara tidak langsung kita siap. Pada dasarnya verifikasinya sama, tapi di Menkum HAM secara random sedang di KPU diverifikasi satu persatu,” kata Ketua DPW PSI Sumsel Alvin Kennedy dalam keterangan persnya terkait kelolosan PSI pada verifikasi administratif dan faktual kementrian hukum dan HAM RI, Minggu (9/10).

Dikatakan Alvin, saat ini di Indonesia ada total 73 parpol termasuk PSI yang berbadan hukum sesuai undang-undang nomor 2 tahun 2011 tentang parpol. Namun parpol yang telah berbadan hukum tersebut belum tentu seluruhnya dapat mengikuti pemilu, karena masih ada verifikasi yang diselenggarakan KPU.

PSI sendiri, merasa percaya diri alias pede lolos pada verifikasi di KPU mendatang.

Diakuinya, lolos verifikasi di Kemenkum HAM tersebut menjadi modal bagi partai besutan Grace Natalie untuk dapat mencalonkan kader terbaiknya pada pemilu 2019 mendatang.

Pasca dinyatakan lolos verifikasi, pihaknya fokus pada tiga poin, yaitu pertama PSI akan konsolidasi memperkuat jaringan ditingkat DPW, DPD dan DPC.

Poin kedua, pihaknya akan mensosialisasikan PSI kepada masyarakat dengan menyasar kaum muda. Melalui program kafe solidaritas dan gencar menggalang dukungan di media sosial.

“Ketiga, setelah resmi berbadan hukum ini kita akan banyak menggelar aksi dan peduli terhadap politik dan kegiatan sosial. Ini fokus kita setahun ini,” kata Alvin.

Lebih jauh, pasca dinyatakan lolos verifikasi di Kemenkum HAM beberapa waktu lalu, mulai banyak respon dari masyarakat terhadap partai yang mengusung visi misi anti korupsi dan intoleransi ini.

“Respon masyarakat luar biasa, banyak yang akan bergabung. Kami juga selalu membuka bagi siapa saja yang ingin bergabung, bukan hanya kalangan muda,” tukasnya.