PALEMBANG,HS – Dinas PUBM dan Tata Ruang Sumsel melakukan land clearing atau pembersihan persil lahan yang akan digunakan sebagai akses pendekat di sisi Seberang Ilir Jembatan Musi VI, jalan Sultan Muhammad Mansyur Palembang, Senin (10/2/2020).

Kepala Dinas PUBM TR Sumsel, Darma Budy mengatakan pihaknya membersihkan 5 persil lahan yang sudah dibebaskan di Seberang Ilir. Sebuah alat berat jenis buldozer diturunkan untuk merobohkan bangunan dan pohon-pohon yang akan digunakan sebagai akses pendekat.

“Persil yang sudah bebas kita bersihkan dulu. Setelah dibongkar lahan ini kita land clearing dibentuk untuk akses pendekat,” kata Budi didampangi Kabid Jembatan M Affandi dan PPK Jembatan Musi Vl Arya Darmawan.

Ia menjelaskan, untuk pembersihan lahan baru dilakukan untuk kawasan Seberang Ilir terlebih dahulu. Untuk Seberang Ulu masih belum dilakukan karena masih ada dua persil lagi belum bebas. Sementara untuk Seberang Ilir masih menyisakan satu persil lahan lagi.

Usai melakukan land clearing, Budy menyebut pengerjaan fisik bakal kembali dilakukan pada bulan April atau usai ketok palu anggaran Pemprov Sumsel.

“Seberang Ilir tinggal satu persil lagi tahap negosiasi. Kemungkinan April akan kita mulai kembali pembangunan,” jelasnya.

PPK Jembatan Musi VI, Arya menambahkan untuk lanjutan pekerjaan fisik jembatan penghubung kawasan Ulu dan Ilir itu akan disiapkan pagu anggaran sebesar Rp 85 untuk penyelesaian bangunan fisik.

Menurut progres fisik Jembatan Musi VI sudah memasuki 86 persen pekerjaan fisik. Jembatan tersebut ditargetkan rampung dan bisa dilalui pada akhir tahun ini.

“Sisa pekerjaan fisik tinggal pekerjaan satu bentang tengah balok girder dan akses jalan pendekat. Tahun ini kita target sudah fungsional,” tutupnya