Ilustrasi.

Ilustrasi.

OI, HS Usai pulang dari sawah, perahu yang ditumpangi Dariah dan dua anaknya yakni Sauma (30), Ruhul dan Sila (Sitri Ruhul), tenggelam di sungai Desa Muara Dua, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir, Rabu petang (5/9) sekitar pukul 16.00 Wib.

Tenggelamnya perahu yang disebabkan hantaman angin kencang menyebabkan Dariah dan Sauma tenggelam. Sedangkan, Ruhul dan istrinya, Sila selamat.
 
Mayat Dariah ditemukan tak lama setelah perahu yang ditumpangi korban terbalik. Sementara Sauma hingga kini belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian.
 
Keluarga korban, yakni Rozi menceritakan, kejadian bermula saat Dariah bersama dua anaknya, Sauna dan Ruhul serta Sila (istri Ruhul) hendak pulang ke rumah dari sawah yang berada di seberang Desa Sukarame, Pemulutan.
 
Mereka berempat pulang menyeberang sungai menggunakan perahu. Saat perahu mereka berada di tengah sungai tiba-tiba muncul angin kencang dan ombak besar yang membuat perahu mereka terbalik dan tenggelam di sungai,” ungkapnya, Kamis (6/10).
 
Ia menambahkan, Ruhul dan istrinya, Sila  berhasil diselamatkan, sementara Dariah dan Sauma tenggelam ke dasar sungai yang berarus deras.
 
Dariah ditemukan tidak lama setelah kecelakaan dalam kondisi meninggal, sementara anak gadisnya Sauma hingga petang ini masih belum ditemukan.”Dariah sudah dimakamkan tadi diantar oleh keluarga dan handai taulan ke pemakaman,” ungkap Rozi.
 
Terpisah, Koordinator Tim Pencarian dari BPBD Ogan Ilir, Mugif mengatakan, saat ini proses pencarian masih terus dilakukan dengan dibantu oleh masyarakat.
 
Ya, kita masih dalam proses pencarian terhadap korban. Kita tidak punya target waktu, kita akan cari terus sampai ketemu,” katanya.
 
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan pencarian masih terus dilakukan. (EL)