PALEMBANG,HS – Usai pulang kerja, Gubenur Sumatera Selatan  Herman Deru langsung naik Light Rail Transit (LRT), Selasa (11/6) pukul 16.00 WIB. Herman Deru naik LRT dari stasiun Dishub dan turun di stasiun Demang. Bahkan, saat itu menaiki LRT kondisi sedang ramai dan diharuskan berdiri karena tidak ada bangku kosong tersisa.

Usai naik LRT, Herman Deru mengatakan naik LRT imi merupakan gerakan satu hari dalam satu bulan ASN pemprov Sumsel harus menggunakan angkutan umum.

Menurutnya, langkah ini perlu dilakukan agar semua angkutan layak dinaiki semua golongan, termasuk juga LRT. “Memang ini langkah kecil tapi untuk menuju langkah yang besar, untuk membiasakan masyarakar naik angkutan umum,” kata Herman Deru

Kebijakan juga berdampak kepada suasana kantor pemerintahan provinsi Sumsel yang terlihat sepi dari kendaraan seperti hari lain yang selalu di penuhi kendaraan pegawai. “Terlihat ada keleluasaan di lingkungan kantor Pemprov sumsel, juga bagi pengendara lain yang lewat,” ungkapnya.

Hal ini sesuai dengan surat edaran Gubernur Sumsel nomor 013/SE/DISHUB/2019 tentang gerakan satu hari dalam satu bulan menggunakan angkutan umum (LRT, BRT, dan angkutan kota) berangkat kekantor pergi pulang di wilayah kota Palembang. Untuk Sekertariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan sendiri jadwalnya  minggu kedua di hari Selasa.

“Sesuai dengan aturan yang ada maka ASN dan pegawai yang ada dilingkungan Pemprov Sumsel diwajibkan naik angkutan umum satu hari dalam satu bulan. Konsenkunsinya juga terdampak bagi saya sebagai kepala daerah, untuk itu saya naik LRT,” katanya.

Herman Deru mengajak masyarakat dan jajaran untuk terbiasa menggunakan angkutan umum salah satunya LRT. “Karena ini transportasi yang bersih, aman, nyaman dan membuat saya terinspirasi juga mengajak Walikota dan jajarannya terkait untuk membenahi moda transportasi lain seperti Transmusi dan lain-lain,” tukasnya