PALEMBANG, HS – Puluhan Jemaah Travel Abu Tour Sumatera Selatan datangngi kantor gubernur sumsel untuk mengadukan penipuan travel umrah tersebut kepada H Alex Noerdin Selasa (13/2/2018).

Bermacam keluhan yang diutarakan oleh calon jamaah, ada yang dijanjikan sejak Oktober hingga Januari, namun hingga saat ini masih belum ada jawaban dari pihak Abu Tour.

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan akan memanggil Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Sumsel dan beberapa pihak terkait untuk mempertanyakan terkait pemberangkatan calon jamaah ini.

“Kita akan panggil segera dan saya minta diantara kalian ikut hadir,” katanya

Ia juga mempertanyakan berapa sebenarnya tarif yang diminta oleh Abu Tour, calon jamaah pun menjawab bermacam, ada yang Rp 12,5 juta hingga Rp 20 juta lebih.

“Nah kan, tidak mungkin kalau tarif hanya Rp 12,5 juta, pasti budike (bohong),” ujar Alex.

Salah satu korban sekaligus agen dari Abu Tour, H Edi mengatakan ada 30 calon jamaah yang dibawanya yang jika diuangkan mencapai Rp 350 juta.

“Saya ada komunitas mobil Pajero jadi anggota kita ikut, yah kita umumkan, ada yang ajak anak, istri dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Rombongan pula mempertanyakan izin operasional Abu Tour. Edi mengatakan sejak 2014 beroperasi namun ternyata belum memiliki izin dan pemerintah tidak tahu.

“Kami juga siap nambah 5 persen dari pajak yang dibebankan pemerintah Arab asalkan kami berangkat,” tegasnya