received_1007151856060045

Warga berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke kios lain.Sabtu (24/9) foto : Jun

OI, HS – Puluhan lapak dan kios di Pasar Indralaya,  Kabupaten Ogan Ilir,  Sabtu malam (24/9),  sekitar pukul 17.45 WIB dilalap si jago merah.

Belum diketahui pasti penyebab kebakara yang meluluhlantakkan lapak dan kios milik pedagang pasar.

Tidak ada korban jiwa salam kebakaran tersebut dan diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun,  kebakaran yang diduga berasal dari arus pendek listrik bermula dari los pasar tengah yang belum diketahui pemiliknya.

Api tiba-tiba membesar dan merambat ke los sekitarnya. Hembusan angin yang cukup kencang membuat api membesar dan membakar kios pasar yang ada didepannya.

Dua mobil pemadam kebakaran dibantu water canon milik Polres OI dan warga berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke kios lain.

Pemilik toko terlihat berusaha mengamankan barang dagangannya agar terhindar dari kebakaran.  Petugas Polres OI terjun ke lokasi untuk memantau agar tidak terjadi penjarahan barang milik pedagang.

Kapolres OI AKBP Arif Rifai melalui Kasatreskrim AKP Ginandjar me mengatakan,  api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik dari los tengah.

“Dugaan sementara konsleting listrik. Tim identifikasi masih belum bisa masuk karena api belum padam. Kita masih mintai keterangan petugas keamanan pasar, ” ungkap AKP Ginandjar.

Arus lalulintas baik dari Indralaya menuju Palembang maupun sebaliknya dialihkan melalui komplek perkantoran terpadu,  Pemkab OI,  Tanjung Senai.

Api dapat dipadamkan setelah empat jam enam mobil pemadam kebakaran berusaha memadamkan api. Keenam mobil tersebut yakni milik Pemkab OI,  Unsri,  perusahaan Cinta Manis dan water canon milik Polres OI. (El)