Puskesmas Makrayu tetap berusaha meningkatkan layanan ke pasien

Puskesmas Makrayu tetap berusaha meningkatkan layanan ke pasien

PALEMBANG, HSTiga orang tim surveyor akreditasi yang berasal dari tiga daerah, Provinsi Lampung, Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Selatan untuk melihat dan memberikan penilaian pelayanan kepada masyarakat di Puskesmas Makrayu, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, Rabu (21/9).

Kepala Puskesmas Makrayu, dr. Hj. Novia Diana Roza, M.Kes menyebutkan, untuk Puskesmas Makrayu mulai 21 – 24 September 2016 ada penilaian tim ahli akreditasi Puskesmas dalam peningkatakan mutu pelayanan kepada masyarakat. Penilaian ini mendapat dukungan langsung dari semua pihak dan juga dari Pemerintah Kota Palembang.

“Dengan adanya tim penilai akreditasi di Puskesmas ini kita berharap, mutu pelayanan di Puskesmas Makrayu ini lebih meningkat lagi dan dapat nilai yang baik dan dapat terakreditasi dalam mutu dan pelayanannya. Juga di ucapkan terima kasih kepada Camat Ilir Barat II, Babinsah, Lurah 32 Ilir dan bagian yang lain telah hadir di acara ini,” katanya.

Sementara itu,  salah seorang Tim Akreditasi, Helmi Wahid, SKM, M,Si, mengatakan akan memfoto copy kegiatan di Puskesmas Makrayu ini. Setelah selesai kegiatan di Puskesmas Makrayu ini, laporan ini akan di kirim ke Komisi Akreditasi Puskesmas Pusat Jakarta.

“Kita datang ke Puskesmas Makrayu ini hanya memfoto copy kegiatan di sini tapi bukan memberikan penilaian. Untuk memberikan penilaian itu berada di Komisi Akreditasi Puskesmas Jakarta. katagori penilaian ini sebanyak Sembilan bab. Untuk bab satu, dua, harus bernilai 75 dan baru bisa lulus untuk katagori dasar.  Bab 3, bab 4, bab 8 dan bab 9 harus bernilai 20 dan sisanya bab itu harus bernilai 60 baru bisa lulus dan itu baru tingkat dasar saja belum tingkat lanjutannya,”ungkapnya.

Menurutnya, untuk bulan September 2016 Komisi Akreditasi merjunkan tim akreditasi sebanyak 447 yang akan menilai Puskesmas di Indonesia.  Tim Akreditasi datang ke Puskesmas itu juga memberikan nilai tapi bukan menilai yang bersifat final tapi bersifat mengarahkan. Jika dalam tiga hari Puskesmas itu tidak juga menurut apa yang sudah diarahkan oleh Tim Akreditasi itu persoalan Puskesmas itu sendiri dan itulah penilaiannya.

“Jumlah Puskesmas yang berada di Indonesia sebanyak 9.000 Puskesmas. Setelah selesai melaksanakan penilaian di Puskesmas, setelah itu penilaian dilanjutkan ke Praktek Klinik Mandiri, Klinik Swasta, dokter,dokter gigi dan praktek dokter mandiri. Pekerjaan penilain ini tidak bisa selesai waktu yang cepat, lima tahun saja itu belum bisa menyelesaikan penilaian ini. Tujuan tim datang ke Puskesmas ini adalah untuk meningkatkan mutu pelayanan Puskesmas dan dapat meningkatkan akreditasi Puskesmas,”katanya.

Di temui terpisah, Sekretaris Camat Eli Yanti SE mengatakan, untuk Puskesmas itu memang harus meningkatkan mutu pelayanan dan juga dapat menjalin kerjasama yang baik antar lintas bagian.

“Kita berharap, dengan adanya penilaian akreditasi ini, mutu pelayan Puskesmas Makrayu, lebih meningkat lagi dan dapat menyabet akreditasi yang lebih gemilang lagi untuk sekarang dan masa yang akan datang,” tutupnya. (UDI)