IMG_20160824_192336

OI, HALUAN SUMATERA –  Ratusan Bakal Calon Kepala Desa (Bacalon Kades) yang tersebar di 175 Desa, Rabu (24/8), mengikuti tes tertulis salah satu syarat untuk mengikuti pertarungan di Pilkada Kepala Desa (Pilkades) di Gedung Serbaguna Caram Seguguk, Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir.

Menurut Edi Demang, salah satu panitia kegiatan tes tertulis Pilkades, bahwa ada lebih dari 600 bacalon kades yang mengikut tes tersebut dari 175 Desa yang diselenggarakan pilkades.

“Soal dibuat pihak Unsri yang terdiri dari 100 pilihan ganda dan 35 essai. Untuk pengawas dari Pemda dan dari pihak Unsri juga,” ujarnya.

Para peserta bacalon kades diberi waktu tiga jam untuk mengisi 135 soal tersebut.

“Start pukul 10. 00 WIB sampai pukul 12. 00 WIB. Hari ini hanya tertulis, besok (hari ini red) baru tes wawancara,” bebernya.

Sementara itu, Plt Bupati Ilyas Panji Alam dalam sambutannya berpesan kepada bacalon kades yang mengikuti tes jika nantinya terpilih menjadi kades untuk tidak membebani masyarakat dengan biaya-biaya pengurusan surat menyurat.

“Urusi masyarakat dengan baik dan beri contoh yang baik, kalau kalah terima kekalahan itu, mungkin Allah belum berkehendak memberikan amanah kepada kita. Harus intropeksi diri. Mulai sekarang mulailah kebaikan. Jangan dak beteguran dengan keluarga kalau kalah,” nasihatnya.

Dengan berbagai rangkaian syarat dan tes yang dilakukan katanya, pihaknya sudah berupaya untuk mendapatkan kades yang berkualitas. “Jangan menjelek-jelakan bakal calon,” ungkapnya.

Tak lupa, Ilyas menambahkan, bahwa kalau dipilih tidak otomatis dilantik, masih ada proses, kalau melakukan tidak pidana, itu bisa membuat kalian gagal dilantik.

“Kalau sudah terpilih, jangan bertingkah. Nanti, merasa menang mau pesta narkoba, ditangkap polisi, gagal jadi kades,” pungkasnya. (eL)