IST

PALEMBANG, HS – Kabar kurang sedap menghampiri Sriwijaya FC pasca pertandingan menghadapi Persija Jakarta. Usai laga yang berakhir imbang 2-2, Laskar Wong Kito disebut bakal melakukan perombakan besar dengan sejumlah pemain dikabarkan akan hengkang.

Bukan hanya pemain, Pelatih Rahmad Darmawan disinyalir termasuk didalam eksodus besar-besaran Sriwijaya FC. Bahkan, juru taktik asal Metro Lampung itu secara tidak langsung telah berpamitan dengan suporter Sriwijaya FC melalui status WhatsApp.

Screenshots status WhatsApp Rahmad Darmawan dengan ungkapan “Terimakasih Singamania, Sriwijaya Mania, Sriwijaya Ultras Palembang serta supporter SFC”, juga telah beredar luas di media sosial Instagram.

Status mantan juru taktik Persipura Jayapura ini di posting Ketua Singa Mania Ariyadi Eko Neori melalui akun Instagram-nya @ariyadiekoneori, dan mendapat beragam respon dari para netizen.

“Jgn Kalian Hancurkan tim Kebanggan kami. Yg mesti di evaluasi itu kalian bukan pelatih ataupun pemain. Sampe skrg mereka ttp profesional walaupun mereka blm mendapatkan hak mereka. Tunggu aksi kami,” @ariyadiekoneori.

Pria yang karib disapa Dugong ini mengaku sangat terkejut dengan pernyataan Rahmad Darmawan. Dia merasa sangat tidak percaya karena prestasi yang dicapai Sriwijaya FC sejauh ini tidaklah buruk.

Dari 15 laga, Sriwijaya FC masih berada di track juara, menempati peringkat tiga klasemen sementara Liga 1 dengan 23 poin. Jarak dengan peringkat teratas juga tidak terlalu jauh, karena Barito Putera yang ada di singgasana klasemen baru mengoleksi 26 poin.

“Dari penampilan di atas lapangan juga menunjukkan kalau pemain punya profesionalitas yang tinggi. Mereka tetap loyal terhadap tim walaupun pembayaran gaji sering telat,” tegasnya.

Ketika dikonfirmasi, Rahmad tidak memberikan pernyataan secara jelas terkait status WhatsApp nya tersebut. Dia mengatakan masih menunggu keputusan manajemen terkait kelanjutan karirnya di Sriwijaya FC.

“Soal itu ada dua posibility, saya mau pindah atau ada yang ingin saya pindah,” kata Rahmad.

Sementara dari pihak manajemen, Asisten Manajer Sriwijaya FC, Achmad Haris menyatakan, jika secara besar siapapun bisa di evaluasi. Bukan hanya pemain dan pelatih, termasuk juga pihak manajemen.

“Siapapun itu bisa dievaluasi. Ya termasuk saya,” ungkapnya.