PALEMBANG,HS – Gubernur Sumsel Herman Deru menandatanganani prasasti dan pengguntingan pita tanda diresmikannya Madrasah Diniyah Takmiliah Al-Mukarromah seusai melakukan Safari Jumat di Masjid Jami’ Adha, Jalan Bukit Sangkal Palembang, Jumat (3/5).
Gubernur Sumsel Herman Deru mengapreisasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus bahkan donatur yang telah mendirikan madrasah ini.
“Hari ini kita berkumpul dalam rangka shalat Jumat berjamaah. Sekaligus meresmikan madrasah. Begitu mulianya yang telah menginisiasi dan menggagas serta para donatur yang  mendirikan madrasah,”ucapnya.
Keberadaan madrasah ini diharapkan dapat menjadi wadah pencetak anak-anak generasi muda yang soleh, anak-anak yang tahu ilmu agama, dan mengerti agama. Mudah-mudahan juga diberikan bekal bagi akhlak mereka sebagai generasi penerus bangsa.
” Ilmu agama dipelajari tetapi belajar sekolah umum juga tetap akan tetapi jangan dilupakan Alquran. Awali sejak dini membaca Alquran,” imbuhnya.
Berbicara soal akhlak, kata Herman Deru adalah hal penting yang harus diberikan pada anak-anak untuk bekal mereka sebagai generasi muda harapan bangsa. Akhlak juga penting menjadi bekal bagi anak didik dalam menjalani hubungannya dengan sesama manusia dalam kehidupan.
Terkait Safari Jumat yang dilakukannya, Ia yakini, banyak hal positif yang bisa didapat. Yang paling utama adalah  efektif untuk medekatkan komunikasi antara umaroh dan umat.
Sementara itu, Ketua Masjid Jami Adha, Baharudin Nur mengatakan sengaja membuka Madrasah Diniyah Takmiliah al-Mukarromah. Mengingat kenakalan di anak-anak, remaja dan dewasa yang kian tahun kian meningkat, penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang, kemudian beragamnya perbuatan maksiat di kalangan generasi muda . Oleh karena itu dibukanya madarasah ini.
“Ini juga bertujuan membekali generasi  muda sebagai generasi penerus kita dalam skill bidang keagamaan agar merka dapat membentengi diri mereka dalam tantangan hidup kedepan serta memperluas peluang para ustadz, para ulama untuk memperluas amal jariahnya. Begitu juga membuka peluang pengurua masjid untuk memperluas amal ibadah dalam bentuk infak kemudian membantu para orang tua santri menjadi anak-anak mereka yang soleh soleha,”ungkapnya.