Yul (24), pelaku pembunuhan terhadap Nando (4) di Singkawang, Kalbar.

Yul (24), pelaku pembunuhan terhadap Nando (4) di Singkawang, Kalbar.

SINGKAWANG, HS – Kepolisian Resor Singkawang Kalimantan Barat, akhirnya menangkap dan menetapkan Yul (24 tahun), seorang pembantu rumah tangga di Kelurahan Pasiran Singkawang Barat, Kalimantan Barat, sebagai tersangka atas meninggalnya Lorenzo Fernando alias Nando, bocah berusia 4 tahun. Diduga kuat, Nando meninggal akibat dicekik oleh Yul.

Kabid Humas Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Kombes Pol Drs Suhadi SW, MSi mengungkapkan, peristiwa pembunuhan ini terjadi pekan lalu, tepatnya, Minggu (11/09/2016) di rumah tersangka pelaku Yul, di Jl Pulau Nantung Kelurahan Pasiran, Singkawang Barat.

Diduga kuat, kejadian bermula saat korban menangis ingin buang air besar. Sementara itu, saat itu tersangka Yul sedang menikmati rokok. Kemudian pelaku membuka baju korban dan diantar ke kamar mandi. Ketika di kamar mandi, korban masih menangis.

Akhirnya, tersangka pelaku menyulut tangan kiri korban dengan rokok sebanyak dua kali agar korban diam, tidak menangis.

Namun, karena tangannya disulut rokok, korban semakin keras menangis karena merasa kesakitan. Untuk menghentikan tangisnya, tersangka pelaku Yul mencekik leher korban dengan posisi tangan kanan pelaku di depan dan tangan kiri di belakang.

Selang beberapa menit kemudian, korban terjatuh membentur lantai kamar mandi. Lalu, korban terdiam.

Selanjutnya, tersangka pelaku Yul menyiram korban dengan air menggunakan gayung sebanyak tiga kali supaya korban bangun. Namun korban tidak sadarkan diri. Tersangka pelaku panik dan lari keluar rumah sebentar.

Kemudian, tersangka pelaku masuk lagi ke rumah dan membawa korban ke Rumah Sakit Harapan Bersama Singkawang. Namun jiwa korban sudah tidak tertolong dan meninggal dunia.

Berdasarkan pemeriksaan awal autopsi, tubuh korban ditemukan adanya tanda-tanda lebam di bagian leher, ada bekas luka sulutan rokok sebanyak dua titik di lengan sebelah kiri, ada tanda merah di atas kemaluan, ada bekas lebam di bagian tulang rusuk sebelah kiri dan penyebab kematian korban karena kekurangan banyak oksigen.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka pelaku Yul saat ini diamankan di Polres Singkawang.

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Drs Suhadi SW, M.Si mengatakan bahwa pengungkapan kasus ini agak terlambat. “Sepekan baru terungkap, karena pihak Polres Singkawang menunggu kedatangan orangtua korban yang sedang bekerja di Malaysia,” kata Kabid Humas.

Dan setelah orangtua korban mengijinkan pihak Kepolisian untuk melakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematian, akhirnya polisi bertindak cepat. Berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk melakukan autopsi, akhirnya penyebab kematian korban Lorenzo Fernando alias Nando bisa diungkap.

Dari hasil autopsi itulah polisi langsung melakukan pemeriksaan kepada tersangka pelaku Yul, dan akhirnya ia mengakui membunuh korban karena rewel mengganggu saat ia menikmati rokok. (HS)