Rizki saat tengah mengikuti proses aktivitas belajar mata pelajaran Agama disekolahnya.

PALEMBANG, HS – Kini Rizki Rahmat Rahmadan (11) bocah yang mengalami kelebihan berat badan (BB) sudah kembali melanjutkan aktivitas sekolahnya, Setelah sempat tak bersekolah selama satu bulan lamanya,.
Sejak kepulangannya dari RSMH Palembang dua minggu lalu, kondisi kesehatan Rizki mengalami kemajuan yang sangat baik dengan BB-nya yang semakin turun.

Ketika HS mengunjungi Rizki di sekolah dasar negeri (SDN) 43 Palembang yang berada di Jl. Mawar Tlg. Ratu Ujung Km. 5, Selasa pagi (30/8). Mendapati Rizki saat itu tengah mengikuti proses aktivitas belajar mata pelajaran Agama disekolahnya.

Berada di kelas VI D yang terletak di lantai 2, Rizki yang duduk di bangku paling belakangan di urutan kelima nampak terlihat tengah asyik belajar bersama teman sekelasnya. Raut muka keceriaan dan penuh keseriusan tergambar jelas dari muka Rizki, sesaat dirinya mengerjakan beberapa soal dari guru dikelasnya.

Sosok Rizki memang menjadi penghibur bagi teman sekelasnya, sikapnya yang suka bikin orang tertawa dan sangat suka mentraktir jajanan bagi temannya ini, membuat dirinya begitu dirindukan oleh teman sekelasnya.

“ Lucu anak nya kak, suka bikin kita tertawa disekolah. Kalau pun ada dia, semua anak pada senang. Syukur sekarang rizki sudah sembuh dan bisa belajar bersama kami lagi,” ujar salah satu teman sekelasnya bernama Arif Yoga.

Sementara Rizki,saat berbincang, mengaku sangat senang bisa kembali bersekolah. Menurutnya, aktivitas belajar bersama teman sekelasnya sangatlah ia rindukan, karena selama hampir 1 bulan lamanya dirinya harus rela dirawat dirumah sakit sehingga tidak bisa bersekolah.

“Kapok gemuk lagi, tidak mau masuk rumah sakit lagi. Pengennya sehat dan bisa terus belajar bersama teman sekelas.” ucapnya Rizki yang berat badannya kini 93.4 kg.

Rizki pun mengaku, sudah tak ingin lagi mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, terutama makanan yang berbau daging ataupun ayam. Sesuai dengan anjuran dokter Rumah sakit, sayur –sayuran dan buah-buahanlah yang harus diperbanyak. “ Sekarang tidak lagi makan daging ataupun ayam, soalnya tidak boleh dokter,” paparnya.

Terpisah Kepala Sekolah SDN 43, Palembang Dra Hj Susilawati mengatakan, Pihak sekolah ikut mengawasi konsumsi dan jajanan dari Rizki. Pasalnya, sesuai dengan anjuran dokter, Rizki dilarang untuk membeli makanan yang kurang sehat dan dapat mengganggu program penurunan berat badannya.

“ Dia tidak boleh jajan disekolah, oleh karena selama ini Rizki selalu dibawakan bekal oleh orangtuanya, dimana menu seperti sayur dan buah-buahan,”ujarnya.

Tidak hanya dalam mengawasi konsumsi dan jajanan Rizki, pihaknya juga memberikan jam pembelajaran tambahan khusus bagi Rizki. Mengingat, selama tidak bersekolah Rizki sempat ketinggalan beberapa pembelajaran sehingga harus dibantu agar bisa mengikutinya.

“ Sampai sekarang proses belajar Rizki seperti biasa, namun memang dia kita berikan pelajaran tambahan. Setiap pulang sekolah selama 1 jam dia diberika bimbingan oleh guru kelas untuk menerima pembelajaran yang tertinggal,” pungkasnya. (HSN).