Bupati PALI, Heri Amalindo ketika mengangkat bendera melepas para rider berlomba.

Bupati PALI, Heri Amalindo ketika mengangkat bendera melepas para rider berlomba.

PALI, HS – Sebanyak 273 rider dari berbagai daerah di Sumatera dan Jawa kemarin (30/10) mengikuti Kejuaraan Road Race Bupati PALI Cup 2016 yang dipusatkan di Sirkuit Gelora November, Komplek Pertamina Pendopo, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Pembukaan kejuaraan Road Race Bupati PALI CUP 2016 ditandai pelepasan balon ke udara yang dilakukan oleh Bupati PALI dan Wakil ketua DPRD PALI, Devi Haryanto, SH MH yang disaksikan oleh Plt. Sekda Robby Kurniawan SStp MSi, Ketua Komisi 2 DPRD PALI, Irwan, ST, Dandim 0404 Muaraenim, Letkol Inf Jamaludin dan sejumlah kepala SKPD di ruang lingkup pemerintah Kabupaten PALI.

Bekerjasama dengan Montes Sport Club, kejuaraan Road Race Bupati PALI CUP 2016 melombakan 13 kelas, mulai dari dua tak, 4 tak, matic, hingga motor 150 cc.

Tiga unit kuda besi dipersiapkan panitia sebagai hadiah kepada para juara disamping uang pembinaan dan tropi serta piagam.

Ketua panitia, Robby Kurniawan dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya kejuaraan itu selain untuk menjadi hiburan masyarakat PALI juga bertujuan untuk pembinaan kepada para pecinta motor yang ada di Bumi Serepat Serasan.

“Jadi, dengan kejuaraan ini para pemuda yang suka menggelar balap liar bisa diminimalisir. Dan menuangkan hobinya itu dalam kejuaraan ini,” terang Sekda.

Sementara itu, Bupati PALI kepada sejumlah media mengatakan bahwa sebagai kabupaten baru, tentu salah satu upaya untuk memperkenalkannya ditingkat nasional salah satunya dengan menggelar event seperti kejuaraan road race.

“Dengan ajang seperti inilah kita bisa mempromosikan Kabupaten PALI. Untuk itu, kepada para rider diharapkan jaga sportivitas dan dicek kembali perlengkapannya. Dan yang paling utama jaga keselamatannya,” beber Heri.

Heri juga meminta kerjasama dari warga Bumi Serepat Serasan untuk bersama-sama menyukseskan kejuaraan road race Bupati PALI CUP 2016.

“Untuk masyarakat, tolong jaga keamanan, ketertiban, dan tunjukkan kepada tamu kita bahwa kabupaten PALI bukanlah kabupaten yang seram,” ungkapnya.

“Insya Allah di tahun yang akan datang kita kembali menggelar kejuaraan seperti ini,” pungkasny.

Dede Apriyadi, tokoh pemuda Kabupaten PALI merasa bangga Kabupaten PALI bisa menggelar kejuaraan seperti itu. Karena menurutnya, banyak menimbulkan efek positif dari ajang seperti ini.

“Kita lihat sendiri, puluhan bahkan ratusan pedagang kecil mulai dari jualan minuman, sosis, hingga warung makan ada di sini (Gelora November, red). Ini membuktikan, event ini jelas meningkatkan ekonomi kerakyatan yang selalu jadi visi dan misi pak Bupati,” jelas pria yang kerap disapa Mang Dede.

Selain itu juga, warga PALI saat ini haus akan hiburan atau tontonan.

“Warga PALI butuh hiburan akbar seperti ini. Bahkan, ini juga dijadikan sebagai ajang kumpul keluarga, nonton bareng dan lain sebagainya. Dan pasti nama kabupaten PALI akan semakin terkenal,” tutupnya. (MAN)